Rokan Hulu

Benteng Tujuh Lapis di Rokan Hulu akan Revitalisasi, BPCB Sumbar Lakukan Studi Kelayakan

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rokan Hulu (Rohul) berencana akan merevitalisasi Benteng Tujuh Lapis

Benteng Tujuh Lapis di Rokan Hulu akan Revitalisasi, BPCB Sumbar Lakukan Studi Kelayakan
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Benteng Tujuh Lapis di Rokan Hulu akan Revitalisasi, BPCB Sumbar Lakukan Studi Kelayakan 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rokan Hulu (Rohul) berencana akan merevitalisasi Benteng Tujuh Lapis.

Langkah menuju revitalisasi itu mulai terwujud dengan adanya studi kelayakan revitalisasi yang dilakukan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat.

Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) merupakan salah satu bukti perjuangan Tuanku Tambusai, salah seorang Pahlawan nasional, yakni, Benteng Tujuh Lapis‎ berlokasi di Kelurahan Tambusai, Kecamatan Tambusai.

Baca: Jadwal Sialan Langsung Piala Asia U-16 2018, Inilah Daftar Pemain Timnas U-16 Indonesia

Baca: Dua Jamaah Haji Asal Dumai Meninggal Setiba di Tanah Air

Benteng Tujuh Lapis atau biasa disebut masyarakat Benteng Aur Berduri atau Bambu Berduri mempunyai nilai sejarah dan perjuangan, sehingga perlu diabadikan dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

Benteng yang berada dekat jalan lintas provinsi Riau-Sumatera Utara memang kelihatan sederhana, hanya berupa gundukan tanah yang tinggi.‎

Kepala Disparbud Rohul, Drs Yusmar MSi kepada Tribunrohul.com pada Minggu (16/9/2018) mengungkapkan, ‎untuk kondisi terkini, Benteng Tujuh Lapis bukanlah suatu bangunan istimewa, namun jika kondisi di tahun 1784-1882 atau 1,5 abad silam, dalam kondisi dan suasana dijajah waktu itu, semua tentunya akan sepakat jika cagar budaya nasional ini merupakan suatu hal yang luar biasa dan monumental.‎

Diakuinya, meski sudah ditetapkan cagar budaya nasional,‎ namun lokasi bersejarah ini belum dikembangkan sesuai ketinggian nilainya. Hal inilah yang menjadi pertanyaan besar banyak orang.‎

Yusmar mengaku, berbagai usaha dan terobosan telah dilakukan Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Rohul selama ini, namun masih menemukan kendala dan hambatan, khususnya menyangkut aturan dan peraturan perundangan tempat yang berkaitan dengan cagar budaya.

Baca: Ditemukan Sarang dan Belasan Telur Ular Sanca, Lihat Ukurannya Diperkirakan Ularnya Tidak Kecil

Baca: Tampil Cantik dan Anggun, Yuk Kepoin Orang-orang Dibalik Kecantikan Ayu Ting Ting 

"Penantian panjang yang telah berlangsung dua dekade sangat diharapkan segera menemukan cahaya terang dan harapan agar Benteng Tujuh Lapis dapat dikembangkan," katanya, kepadaTribunrohul.com, Minggu (16/9/2018).

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved