Pilpres 2019

Penetapan Nomor Urut Capres 2019, Sandiaga: Soal Nomor Urut, Prabowo dan Jokowi Santai

Sandiaga Uno menyebut Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Joko Widodo santai soal nomor urut pasangan calon untuk Pilpres 2019.

Penetapan Nomor Urut Capres 2019, Sandiaga: Soal Nomor Urut, Prabowo dan Jokowi Santai
Youtube/KompasTV
Foto tangkap layar saat Prabowo Subianto mengumumkan Sandiaga Uno sebagai Cawapres, Kamis (9/8/2018) malam 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiaga Uno mendapatkan nomor urut 2 dalam pengundian dan penetapan nomor urut capres dan cawapres untuk pemilu 2019. 

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno menyebut Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Joko Widodo santai soal nomor urut pasangan calon untuk Pilpres 2019.

Mereka membuat kesepakatan untuk menambahkan angka 0 di masing-masing nomor urut paslon, sebagai salah satu bukti damai keduanya, meskipun bersaing dalam Pilpres.

"Untuk menunjukkan bahwa kita elite teduh damai, ada kawan saya naik (ke gedung KPU), mukanya tegang, tadinya kita pikir akan ketemu, ternyata di bawah kita bicara soal nomor urut ini akan menimbulkan komplikasi tapi Prabowo dan Jokowi santai dan cair menambahkan angka nol di depannya," kata Sandiaga dalam pidatonya, usai pengundian nomor urut di ruang sidang utama Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).

Baca: Nomor Urut Capres 2019, Jokowi-Maruf Nomor 1, Jokowi Ajak Prabowo-Sandiaga Adu Prestasi dan Gagasan

Baca: Jokowi-Maruf Amin Nomor Urut 1, Prabowo-Sandiaga Nomor Urut 2

Sandiaga mengatakan, kesepakatan soal penambahan angka nol pada nomor urut paslon menunjukkan bahwa Prabowo dan Jokowi serta dirinya dan Ma'ruf bersahabat.

Seperti diketahui, Jokowi dan Prabowo sepakat untuk menambahkan angka 0 dalam nomor urut sebagai pembeda dari nomor urut partai politik.

Sehingga, penulisan nomor urut untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf adalah 01dan Prabowo-Sandiaga 02.

Keduanya ingin mewujudkan pemilu yang menjunjung tinggi keberagaman, supaya dapat bersama-sama mempercepat pembangunan bangsa. (*)

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved