Indragiri Hilir

KPU Inhil Tetapkan Jumlah DPTHP 2 dan Jumlah TPS untuk Pemilu 2019, Ini Jumlahnya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indragiri Hilir (Inhil) menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 dan jumlah TPS

KPU Inhil Tetapkan Jumlah DPTHP 2 dan Jumlah TPS untuk Pemilu 2019, Ini Jumlahnya
Partai politik peserta Pemilu 2019 

KPU Inhil Tetapkan Jumlah DPTHP 2 dan Jumlah TPS untuk Pemilu 2019, Ini Jumlahnya

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indragiri Hilir (Inhil) menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 dan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Jumlah DPTHP 2 di Inhil sebanyak 465.500 dan jumlah TPS sebanyak 1.997 termasuk 3 TPS di lingkungan Lembaga Permasyarakat (Lapas).

Baca: KRONOLOGIS Bocah Diterkam Buaya di Bonai Darusslam, Ibu Korban Sempat Minta Tolong

Baca: Bisa karena Biasa, Gadis asal Pekanbaru Ini Kini Menjadi Motivator

Penetapan jumlah DPTHP 2 dan jumlah TPS ini dibacakan oleh Ketua KPU Inhil dalam rapat pleno yang digelar di sebuah hotel di Tembilahan pada Selasa (13/11/2018).

Rapat pleno ini merupakan lanjutan dari penundaan pada rapat pleno yang digelar ditempat yang sama pada Senin (12/11/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Ketua KPU Inhil Nahrawi, S.Ag menjelaskan, jumlah tersebut didapat setelah rangkaian kegiatan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) dalam rangka melakukan perbaikan daftar pemilih pemilu 2019.

Baca: Debit Air dari Hulu Stabil, Permukaan Sungai Kampar di Hilir Waduk PLTA Koto Panjang Naik

Baca: Ramalan Zodiak Jumat 16 November 2018: ARIES Mulai Stres Karena Masalah Keuangannya

“Kegiatan cek NIK daftar pemilih, memasukan pemilih yang belum terdaftar dalam daftar pemilih, melakukan perbaikan elemen data pemilih yang tidak valid dan mengeluarkan pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat,” jelas Ketua dalam rapat pleno.

Selain itu, dikatakannya lagi, KPU beserta jajaran juga melakukan pencermatan terhadap data ganda dan data anomali yang diterima dari KPU RI, data masukan dan tanggapan dari Bawaslu Inhil yang meliputi data yang disangkakan ganda, NIK Invalid, KK dan NIK luar, Pemilih non identitas dan lainnya.

“Data yang diterima tersebut selanjutnya diturunkan kepada PPS melalui PPK untuk dilakukan pencermatan. Hasil pencermatan tersebut kemudian menjadi bahan bagi PPS utk melakukan penyempurnaan Daftar Pemilih,” imbuh Nahrawi.

Baca: Jelang Akhir Tahun dan Natal 2018, Ini Kata Pertamina Terkait Ketersediaan BBM

Baca: Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Ditangkap: Pakai Alat Apa HS Habisi Korban?

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved