Bengkalis

Masyarakat Bengkalis, Hati Hati Oknum Tertentu Meminta Data KTP Mengatasnamakan Baznas

Laporan sejumlah Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Bantan kepadanya terkait penyaluran zakat.

Masyarakat Bengkalis, Hati Hati Oknum Tertentu Meminta Data KTP Mengatasnamakan Baznas
Tribun Pekanbaru/ Muhammad Natsir
ILUSTRASI - Baznas Bengkalis 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bengkalis Ali Ambar terkejut mendapat laporan sejumlah Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Bantan kepadanya terkait penyaluran zakat.

Pasalnya di beberapa desa di sana ada oknum yang mengaku dari Baznas datang ke rumah warga dengan modus mau menyalurkan zakat dari Baznas.

Namun anehnya orang tersebut meminta Kartu Tanda Penduduk milik rumah yang didatanginya. Dengan alasan sebagai data.

"Dari laporan Kades yang kita terima sudah 300 warga yang memberikan data KTPnya," ungkap Ali Ambar, Jumat (16/11).

Baca: Ada Luka di Tubuh Harimau yang Terjebak Dalam Kolong Ruko di Pulau Burung, Diduga Bekas Kena Jerat

Baca: Ramalan Zodiak Sabtu 17 November 2018, Libra Bakal Ketemu Mantan,Leo Bakal Hadapi Konflik

Menurut dia, modus mengumpulkan data seperti ini harus dicurigai masyarakat dan jangan mudah percaya. Karena Baznas Bengkalis dalam menyalurkan zakat langsung bekerjasama dengan pihak Desa tidak melalui oknum tertentu yang turun ke rumah warga.

"Kita kalau menyalurkan zakat yang jelas bekerjasama terlebih dahulu dengan desa. Terutama dengan Unit Penumpul Zakat (UPZ) desa," pungkasnya.

Dengan adanya laporan ini, pihaknya meminta masyarakat Bengkalis tidak mudah percaya jika ada oknum oknum tertentu mengatasnamakan Baznas meminta mengumpulkan KTP dan pendataan lainnya.

"Kita tidak pernah meminta oknum tertentu untuk mengumpulkan KTP warga, kalau ada yang menemukan seperti ini lagi harap dilaporkan ke Baznas Bengkalis," jelasnya.

Baca: Piala AFF 2018 Timnas Thailand vs Indonesia Pukul 18.30 WIB, Ini Prediksi Susunan Pemain

Menurut dia, Baznas Bengkalis tidak mau nama baik dan kepercayaan masyarakat terhadap Baznas tercoreng oleh oknum oknum yang menjual nama Baznas.

"Saat ini alhamdulillah kita sudah mendapat kepercayaan masyarakat. Inilah modal kita dalam melakukan edukasi kemasyarakat luas tentang kesadaran zakat infak dan sedekah, kalau ada oknum oknum tertentu mengatasnamakan Baznas di luar kegiatan kita mohon segera di laporkan," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved