Pelalawan

Banjir Mulai Surut, Pengungsi di Desa Lubuk Kembang Bunga Mulai Kembali ke Rumah Masing-masing

Wilayah yang tergenang banjir di Kabupaten Pelalawan mulai berkurang, Senin (19/11/2018)

Banjir Mulai Surut, Pengungsi di Desa Lubuk Kembang Bunga Mulai Kembali ke Rumah Masing-masing
Tribunpekanbaru/Johanes
Suasana Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui, Senin (19/11/2018), tampak banjir mulai surut dan warga sempat mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Wilayah yang tergenang banjir di Kabupaten Pelalawan mulai berkurang, Senin (19/11/2018), seiring dengan air yang semakin surut dan sungai-sungai tak meluap lagi.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, titik banjir yang telah surut yakni di Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui.

Sungai Nilo yang sebelumnya meluap dan merendam daerah sekitarnya kembali nomal.

Dipengaruhi curah hujan yang berkurang di bagian hulu sehingga air volume air berkurang.

Baca: Cuma Dapat Hape Rp 2 Jutaan, Maling di Ukui Ini Malah Tekor Tinggalkan 2 Unit Sepeda Motor

"Ada 3 Kepala Keluarga (KK) yang kemarin mengungsi karena rumahnya terendam, sekarang sudah kembali lagi," tutur Hadi Penandio kepada tribunpelalawan.com, Senin (19/11/2018).

Kemudian banjir yang sebelumnya menggenangi Kelurahan Pangkalan Lesung serta Desa Mulya Subur juga sudah kering, karena intensitas hujan menurun.

Demikian juga dengan air yang menggenangi Dusun Sungai Menang Kelurahan Pangkalan Bunut Kecamatan Bunut telah surut.

Aktivitas warga kembali normal sebab jalan akses penghubung desa sudah bisa dilalui.

Sedangkan beberapa lokasi lainnya masih tergenang karena air bertahan, khususnya di desa-desa yang berada di bantaran Sungai Kampar.

Baca: VIDEO: Sembilan Desa dan Kelurahan di Pelalawan Dilanda Banjir, BPBD: 3 KK Mengungsi

Seperti Dusun Muaro Sako Kelurahan Langgam, akses jalan Desa Lubuk Ogung Kecamatan Bandar Seikijang, termasuk Desa Sering Kecamatan Pelalawan.

Selain itu beberapa desa di Kecamatan Pangkalan Kerinci juga masih terdampak banjir diantaranya Desa Rantau Baru, Desa Kuala Terusan, serta pengmungkiman berada di daerah aliran sungai.

Namun belum ada warga yang mengungsi karena air tidak masuk ke dalam rumah.

Selain itu kebanyakan rumah warga di tepi sungai terbuat dari panggung.

"Karena tinggi permukaan air Sungai Kampar tetap bertahan. Berdasarkan pengukuran di Pontoon Langgam level air pada angka 3 Meter dari batas normal," tandasnya.(*)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved