Dumai

4 Pemuda di Dumai Diduga Rudapaksa Remaja 15 Tahun, Dicokok Dua Tempat Berbeda

Empat pemuda di Kota Dumai diduga merudapaksa seorang remaja berusia 15 tahun, Minggu (18/11/2018).

4 Pemuda di Dumai Diduga Rudapaksa Remaja 15 Tahun, Dicokok Dua Tempat Berbeda
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAI - Empat pemuda di Kota Dumai diduga merudapaksa seorang remaja berusia 15 tahun, Minggu (18/11/2018). 

Satu hari berselang polisi langsung langsung menciduk keempat pelaku, RA, AN, AD dan AG. 

Pelaku RA dan AN terciduk di satu tempat pengisian ulang air minum di Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.

Tempat ini diduga jadi satu tempat menyetubuhi korban.

Polisi menciduk dua pelaku lagi yakni AD dan AG di rumahnya.

Keempat pelaku diamankan tanpa perlawanan. Polisi langsung menggelandang keempatnya ke Mapolsek Dumai Timur.

"Kami sudah amankan para pelaku, mereka diduga terlibat tindak pidana persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur," terang Kapolsek Dumai Timur, Kompol Zamzami kepada Tribun, Jum'at (23/11/2018).

Baca: Kenalan di Facebook, Pas Ketemu Gadis 19 Tahun di Sumut Ini Malah Diperkosa 2 Pria Kenalannya

Baca: VIDEO: Biadab, Bayi 9 Bulan Tewas usai Diperkosa Suami Pengasuhnya, Pelaku Terbukti Konsumsi Sabu

Baca: Gadis 15 Tahun Asal Pelalawan Ini Dirudapaksa Ayah Tiri Berkali-kali, Terkuak Setelah Mengadu ke Ibu

Menurutnya, penangkapan bermula dari ayah korban yang mendapat kabar bahwa putrinya sudah disetubuhi oleh para pelaku.

Ayah korban naik pitam usai mendapat kabar dari istrinya.

Orangtua korban tidak menyadari putrinya pergi dari rumah pada Minggu sore.

Korban awalnya berniat pergi main ke rumah temannya tanpa memberi tahu orangtuanya.

Ibu korban tidak menyimpan curiga lantaran tahu putrinya bermain ke tempat temannya.

Ibu korban merasa risau karena hingga malam korban belum kunjung pulang, la kaget saat mendapat kabar dari kerabatnya bahwa putrinya telah disetubuhi dan dicabuli oleh para pelaku.

"Jadi ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke ayah korban. Polisi langsung menangkap para pelaku dan mengambil visum terhadap korban," terangnya.(*)

Penulis: Fernando
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved