BREAKING NEWS

BREAKING NEWS: Mahasiswa Inhil Demo Tuntut Stabilkan Harga Kelapa Aksi di DPRD Riau dan Kantor Gubri

Meminta DPRD Riau menyatakan sikap untuk menyelesaikan dan membuat regulasi yang pro terhadap petani demi tercapainya ekonomi yang baik.

BREAKING NEWS: Mahasiswa Inhil Demo Tuntut Stabilkan Harga Kelapa Aksi di DPRD Riau dan Kantor Gubri
Tribunpekanbaru/T.Muhammadfadhli
Masyarakat Inhil sedang beraktivitas di kebun kelapa. Harga kelapa yang belum stabil membuat resah pedagang 

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com, T. Muhammad Fadhli

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, PEKANBARU – Forum Gerakan Pemuda Mahasiswa Inhil Pekanbaru (FGPMIP) menggelar aksi demo menuntut penstabilan harga kelapa di Inhil, Rabu (5/12/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Massa aksi yang juga terdiri dari seluruh paguyuban kecamatan yang ada di Inhil serta seluruh Universitas yang ada di Pekanbaru mengeluhkan turunnya harga kelapa yang membuat perekonomiam turun.

Setelah berkumpul di Taman Budaya Pekanbaru, masaa akan menggelar demo di dua titik, yaitu DPRD Provinsi Riau dan Kantor Gubernur Riau.

Dalam rilisnya FGPMIP menyatakan, kelapa satu diantara jantung kehidupan masyarakat di Kabupaten Inhil yang mempunyai potensi besar di Provinsi Riau.

Baca: Warga Menjerit Harga Kelapa di Inhil Anjok, Begini Tanggapan Ketua TPID Riau

Baca: Video : Anak Petani Kelapa di Inhil Gelar Aksi Damai, Anjloknya Harga Kelapa

Di daerah ini terdapat hamparan perkebunan seluas 429.694 hektare yang tersebar di 20 Kecamatan di Inhil dan menjadi sektor unggulan untuk menopang dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Tapi belum ada tindak lanjut dan kebijakan pemerintah yang berpihak terhadap kenaikan harga kelapa.

Oleh karena itu FGPMIP menyatakan sikap antara lain sebagai berikut :
1. Meminta pemerintah segera menaikkan harga kelapa.
2. Mendesak pemerintah untuk membuat Perda tentang standarisasi kelapa (Rp. 3000 per kg).
3. Segera usut tuntas mafia kelapa yang ada di Inhil.
4. Membuka kran ekspor kelapa di Inhil.
5. Mendesak pemerintah untuk membentuk industri kelapa atau BUMD.
6. Transparansi mengenai MOU PT Sambu dengan Pemkab Inhil.
7. Meminta DPRD Riau menyatakan sikap untuk menyelesaikan dan membuat regulasi yang pro terhadap petani demi tercapainya ekonomi yang baik.

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved