Golput Merupakan Hak Konstitusional, Bukan Pelanggaran, Ini Penjelasannya

Kemudian ada pula pemilih golput yang tidak percaya pada sistem pemilihan dan demokrasi saat ini

Golput Merupakan Hak Konstitusional, Bukan Pelanggaran, Ini Penjelasannya
Istimewa
Warga melakukan pengecekan data pemilih saat sosialisasi gerakan melindungi hak pilih serta sosialisasi pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih di area hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) Jalan Cut Nya Dien pekanbaru, Minggu (14/10/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,JAKARTA-Keputusan untuk tidak memilih atau Golongan Putih (Golput) dalam Pemilu disebut sebagai bentuk protes oleh masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh Lembaga bantuan Hukuk (LBH) Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Direktur LBH Jakarta, Algifari Aqsa menyebutkan bahwa masyarakat menginginkan sistem politik yang lebih baik.

"Golput bukan gerakan untuk menggemboskan pasangan calon tertentu, tapi ini karena ada masyarakat yang ingin demokrasi lebih substansial dan sistem politik yang lebih baik," ujar Algif dalam jumpa pers di Jakarta.

Berdasarkan pengamatan Algif, terdapat beberapa alasan seseorang memutuskan untuk golput.

"Yang pertama seseorang merasa dari dua pasangan calon di 2019 ini tidak ada yang cukup baik, namun mereka merasa dipaksa memilih salah satunya," ujar Algif.

Kemudian ada pula pemilih golput yang tidak percaya pada sistem pemilihan dan demokrasi saat ini karena merasa pemilihan cenderung diwarnai oleh partai politik yang fokus pada kepentingan partainya.

Selain itu ada juga orang yang tidak bisa memilih karena buruknya DPT ataupun karena dihalangi oleh berbagai faktor lain.

Algif menjelaskan bahwa golput merupakan hak konstitusional warga negara yang diatur dan dilindungi oleh UUD 1945.

"Oleh sebab itu golput sebagai bentuk ekspresi protes terhadap sistem politik adalah salah satu hak warga negara sehingga tidak boleh dipidanakan," tegasnya.

Editor: Ilham Yafiz
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved