Ingin Pindah Memilih, Masih Ada Waktu Untuk Mengurus Form A5, Ini Jadwal Akhirnya

Masih ada waktu selama dua pekan untuk proses pengurusan pemilih pindah memilih tersebut.

Ingin Pindah Memilih, Masih Ada Waktu Untuk Mengurus Form A5, Ini Jadwal Akhirnya
Istimewa
Warga melakukan pengecekan data pemilih saat sosialisasi gerakan melindungi hak pilih serta sosialisasi pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih di area hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) Jalan Cut Nya Dien pekanbaru, Minggu (14/10/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU-Bagi masyarakat yang belum melakukan pengurusan pindah memilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih membuka kesempatan hingga 17 Februari mendatang untuk proses pengurusan.

Masih ada waktu selama dua pekan untuk proses pengurusan pemilih pindah memilih tersebut.

"Sesuai jadwalnya pengurusan pindah memilih hingga 17 Februari, masih ada waktu bagi yang belum melakukan perpindahan memilih," ujar Komisioner KPU Riau Ilham Yasir kepada Tribun Senin (4/2/2019).

Setelah 17 Februari nanti maka tidak ada lagi pelayanan bagi pemilih yang ingin melakukan pengurusan pindah memilih.

Pengurusan pindah memilih ini sudah dimulai sejak 17 Desember 2018 lalu.

Proses itu dilakukan untuk melindungi hak pemilih pada saat hari pencoblosan nanti. Pemilih pindah memilih ini dikhususkan bagi masyarakat yang pulang ke kampung asalnya dan bisa mencoblos di tempat tinggalnya sementara saat ini.

Seperti misalnya kasus di Indragiri Hilir ada sekitar ribuan masyarakat pekerja di perusahaan tidak memiliki hak pilih karena tidak memiliki KTP di tempat bekerjanya di sana.

Sebelumnya, Komisioner KPU Riau Syafril Abdullah mengatakan jika saat ini pihaknya dari KPU hingga tingkat paling bawah sedang melakukan upaya jemput bola untuk mendatangkan pemilih tambahan tersebut.

"Saat ini sedang dilakukan pendataan dan jemput bola ke masyarakat untuk DPT tambahan," ujar Syafril Abdullah.

Terdapat beberapa daerah yang menjadi temuan Bawaslu terhadap ribuan pemilih yang tidak memiliki KTP tempatnya bekerja saat ini dan terancam tidak bisa ikut memilih.

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved