Dumai

Lahan di Medang Kampai Terbakar Lagi, Total Sudah 8 Hektar Lahan Ludes

Kebakaran lahan yang menghanguskan sekitar empat hektar lahan ini beralamat di Jalan SMU 5 Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai

Lahan di Medang Kampai Terbakar Lagi, Total Sudah 8 Hektar Lahan Ludes
Tribunpekanbaru/Syahrul
Proses pendinginan oleh satgas Karhutla di Dumai bersama BPBD Kota Dumai di Kawasan Medang Kampai Kota Dumai. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syahrul Ramadhan.

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kebakaran lahan kembali terjadi di Kota Dumai pada Senin (4/2/2019).

Kebakaran lahan yang menghanguskan sekitar empat hektar lahan ini beralamat di Jalan SMU 5 Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai.

Disampaikan oleh Kepala BPBD Kota Dumai Afrilagan, lokasi kebakaran berdekatan dengan kejadian kebakaran sebelumnya.

"Jika ditotalkan dengan jumlah lahan yang sebelumnya juga terbakar menjadi sekitar delapan hektar," kata Afrilagan.

Baca: Freddy Tak Berkutik Saat Digerebek Polisi di Rumahnya, Kedapatan Simpan Barang Haram di Dapur

Baca: Jokowi Tuding Prabowo-Sandi Gunakan Konsultan Asing, Dahnil Simajuntak: Bohong & Hoaks

Baca: Transfer Pemain Liga 1: Semen Padang FC Bakal Datangkan Striker Timnas Estonia

Dipaparkannya, kondisi kebakaran lahan tidak separah sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh proses pendinginan yang berlangsung kemarin sudah selesai dilaksanakan.

"Kontur kawasan yang didominasi oleh gambut menyebabkan proses pendinginan sedikit sulit," terangnya.

"Kondisi lahan yang sedikit basah juga menyebabkan munculnya asap tipis saat proses pendinginan tersebut," tambahnya kemudian.

Belum diketahui penyebab menyebarnya kebakaran lahan tersebut. Afrilagan pun enggan berspekulasi terkait penyebab kebakaran disana.

Baca: UPDATE Seleksi Pemain Timnas U22: 2 Pemain Asal Papua Tinggalkan Training Camp

Baca: Satu Remaja Meninggal Dunia, Dinkes Catat 68 Orang Penderita DBD di Inhu

Baca: Polres Kepulauan Meranti Siagakan 348 Personil Amankan Festival Perang Air

"Penyebabnya masih diselidiki, kita juga melibatkan aparat penegak hukum untuk proses di lapangan," tutupnya. (*)

Temukan kami di facebook:

Follow instagram tribunpekanbaru.com:

Penulis: Syahrul
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved