Penemuan Mayat di Kebun Karet Inhu, Kakek 78 Tahun Itu Dilaporkan Sudah 13 Hari Hilang

Sarijo (78) tahun ditemukan sudah jadi mayat di hutan karet di Inhu. Kakek itu dilaporkan hilang sejak 21 Januari lalu.

Penemuan Mayat di Kebun Karet Inhu, Kakek 78 Tahun Itu Dilaporkan Sudah 13 Hari Hilang
tribunpekanbaru/byntonsimanungkalit
Penemuan Mayat di kebun karet Inhu, kakek 78 tahun itu dilaporkan sudah 13 hari hilang 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Penemuan jasad kakek Sarijo (78) di kebun karet di Desa Perkebunan Parit, Kecamatan Sei Lala, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Minggu (3/2/2019) menyisahkan duka yang mendalam bagi keluarga.

Sarijo sempat dilaporkan menghilang semenjak tanggal 21 Januari 2019 lalu.

Saat ditemukan, kondisi jasad Sarijo sudah membusuk di bawah pohon karet milik warga.

Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran menjelaskan kronologis penemuan mayat Sarijo tersebut.

"Jasad Sarijo pertama kali ditemukan oleh Ahmad, warga Desa Perkebunan Sungai Parit, Kecamatan Sei Lala, saat sedang menakik karet di kebunnya," kata Misran.

Selanjutnya saksi Ahmad melaporkan penemuan mayat Sarijo tersebut kepada Kepala Desa (Kades) setempat.

Baca: Modus Predator Anak di Rohul hingga Bisa Ajak Korban, Jemput Kain Ibumu Yok di Rumah Abang

Baca: Pindah ke Rumah Baru, Pria Ini Kaget Temukan Mayat Terbungkus Selimut di atas Tempat Tidur

Baca: Jenazah Ayu Safitri Diserahkan pada Keluarga, Inilah Hasil Autopsi Mayat Ditemukan di Kebun Sawit

Kabar tersebut membuat gempar, sehingga Kades dan warga setempat ramai-ramai mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut.

"Selanjutnya kades melaporkan kejadian tersebut kepada aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu," kata Misran.

Kapolsek Pasir Penyu, Kompol Dwi Kormal beserta empat orang anggota Polsek Pasir Penyu turun ke lokasi penemuan mayat.

Menurut Misran hasil interogasi terhadap saksi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan juga barang bukti kekerasan pada mayat tersebut.

Sementara itu, pihak keluarga korban juga menyatakan ketidak sediaan untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban.

"Keluarga korban menyatakan ikhlas dan menolak otopsi jasad korban," kata Misran.

Baca: Kota Medan Mencekam, Polisi Tangkap Empat Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menewaskan Anggota IPK

Baca: Usai Vanessa Angel, Kini Giliran Della Perez Terseret Kasus Prostitusi Online, Lihat Foto-fotonya

Baca: Beredar Foto Panitia Mancing di Meranti Survey Mobil, Pihak Dealer Mengaku Tidak Jadi Dibeli

Pengakuan keluarga korban diketahui bahwa Sarijo memang sudah mengalami kepikunan.

"Korban diketahui bahwa korban sudah empat kali meninggalkan rumah dan lupa jalan pulang karena sudah pikun," kata Misran. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved