Tekno

Tak Mau Lagi Dicap Sebagai Perusak Harga Pasar, Xiaomi Bersiap Jual Ponselnya dengan Banderol Mahal

Sepertinya, Xiaomi mulai gerah dengan reputasi demikian dan mulai ancang-ancang untuk menaikan banderol harga ponselnya.

Tak Mau Lagi Dicap Sebagai Perusak Harga Pasar, Xiaomi Bersiap Jual Ponselnya dengan Banderol Mahal
KOMPAS.com/Oik Yusuf Araya
Steven Shi, Country Manager Xiaomi Indonesia di peluncuran Redmi Note 6 Pro di Jakarta, Selasa (6/11/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Xiaomi telah dikenal sebagai vendor yang berani menjual poselnya dengan harga murah. Bahkan, pabrikan asal China itu sempat dijuluki sebagai "perusak harga pasar".

Sepertinya, Xiaomi mulai gerah dengan reputasi demikian dan mulai ancang-ancang untuk menaikan banderol harga ponselnya.

CEO Xiaomi, Lei Jun, telah mewanti-wanti Mi Fans bahwa ponsel Xiaomi ke depannya akan dibanderol lebih mahal.

"Sebenarnya, kami ingin menghapus reputasi ini, di mana ponsel kami dijual di bawah harga 2.000 yuan (Rp 4,2 jutaan). Kami ingin berinvestasi lebih banyak dan membuat produk lebih baik," ujarnya.

Baca: Redmi Note 7 Akan Punya Varian RAM 6 GB, Berapa Harganya?

Baca: VIDEO UNBOXING Redmi Note 7: Sudah Kantongi TKDN, Simak Ulasannya!

Baca: SAH, Redmi Note 7 Segera Resmi di Indonesia, Xiaomi Gelar Sayembara untuk MiFans dan Ini Hadiahnya

Lei Jun juga disebut telah mengumumkan secara internal kepada para pegawainya, bahwa perusahaanya tidak akan lagi menjual ponsel di bawah 3.000 yuan atau Rp 6,3 jutaan yang kemungkinan berlaku untuk lini seri "Mi".

"Nantinya, ponsel kami mungkin lebih mahal, tidak terlalu mahal hanya sedikit lebih mahal," imbuh Lei Jun.

Sejatinya, rumor soal Xiaomi yang tidak akan lagi menjual ponsel berbanderol murah sudah pernah mencuat tahun lalu, saat Xiaomi memutuskan untuk melantai di bursa efek Hong Kong Juli 2018.

Saat itu muncul spekulasi bahwa Xiaomi akan meningkatkan laba perusahaan dengan menaikan harga ponsel.

Spekulasi tersebut segera dibantah Xiaomi sambil meyakinkan konsumennya bahwa perusahaan tidak akan menaikan profit margin ponselnya di atas 5 persen.

Namun, dirangkum KompasTekno dar Gizmo China, Jumat (8/3/2019), Xiaomi perlahan-lahan mulai mengubah pola harganya.

Halaman
12
Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved