Pelalawan

Kepsek SMKN 1 Pelalawan Riau Sebut Pungutan Dana SPP Tidak Wajib

Kepala sekolah SMKN 1 Pelalawan Nuasia menegaskan kutipan dana ke siswa sebesar Rp 100.000 per siswa per bulan tidak wajib.

Kepsek SMKN 1 Pelalawan Riau Sebut Pungutan Dana SPP Tidak Wajib
Internet
Ilustrasi 

Kepsek SMKN 1 Pelalawan Riau Sebut Pungutan Dana SPP Tidak Wajib

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kepala sekolah SMKN 1 Pelalawan Nuasia menegaskan kutipan dana ke siswa sebesar Rp 100.000 per siswa per bulan tidak wajib.

Siswa bisa tidak membayar.

"Itu (SPP) tidak wajib. Tidak ada paksaan. Jadi mohon pengertiannya saja agar terselenggaranya pendidikan yang bagus," kata Nuasia, Selasa (12/3/2019).

Seperti diketahui, SMKN 1 Pelalawan memberlakukan dana SPP kepada siswanya Rp 100.000 per bulan.

Ini berdasarkan hasil rapat komite sekolah Februari lalu. Pembayaran terhitung mulai Januari 2019.

Baca: Jumlah Dana BOSDA Riau Disebut Turun, SMK di Pelalawan Ini Kutip Dana ke Siswa

Nuasia mengatakan kutipan tersebut dilakukan karena dana BOSDA dari propinsi mengalami penurunan tahun ini. ahun ini, dana BOSDA dari Propinsi hanya Rp 400 ribu per siswa per tahun. Padahal, tahun sebelumnya dana BOSDA dari Propinsi sebesar Rp 1.200.000 per siswa per tahun.

Dana BOSNAS dari pusat sendiri tidak mengalami perubahan. Yakni Rp 1.400.000 per siswa per tahun.

"Karena jauhnya turun dana BOSDA ini makanya kita lakukan kutipan ke siswa. Jadi untuk pembayaran TU, Lingkungan dan operasional lainnya," ujarnya.

Siswa, terangnya, bisa tidak membayar uang SPP tersebut. Asal melampirkan surat miskin, anak yatim dan sebagainya.

Halaman
12
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved