Berita Riau

BPBD Riau Masih Lakukan Water Bombing di Dumai dan Bengkalis

Selain melakukan upaya pemadaman melalui udara, pemadaman juga dilakukan oleh tim Damkar di darat. BPBD juga telah menyemai awan dengan garam

BPBD Riau Masih Lakukan Water Bombing di Dumai dan Bengkalis
ist
Pemadaman dengan menggunakan water bombing oleh helikopter BPBD Provinsi Riau, Kamis (26/7/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU-Hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau masih terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan kebakaran lahan (Karhutla) melalui udara di sejumlah lokasi.

Saat ini, Sabtu (16/3/2019) pemadaman melalui udara (waterbombing) dilakukan BPBD Riau di Dumai dan Bengkalis.

"Untuk hari ini, kami menyiapkan dua unit helikopter untuk WB (waterbombing, red). Kami melakukannya di Dumai dan Bengkalis," ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur.

Selain melakukan upaya pemadaman melalui udara, pemadaman juga dilakukan oleh tim Damkar di darat.

Untuk mempercepat proses pemadaman, BPBD juga telah melakukan penyemaian awan dengan garam.

Baca: Pemadaman Kebakaran Lahan di Pulau Bengkalis Riau Libatkan 238 Personil Gabungan

"Kami sudah semai 19.600 kilogram garam untuk mempercepat hujan. Jika hujannya jatuh pas di lokasi sangat membantu sekali," ujarnya.

Ia mengungkapkan, lahan yang terbakar di Riau saat ini sudah lebih dari 1.000 hektare.

Daerah yang lahannya paling luas terbakar ada di Kabupaten Bengkalis.

"Daerah yang masih kami lakukan pemadaman yaitu di Bengkalis Dumai, Inhu, Pelalawan dan Kepulauan Meranti. Paling luas lahan yang terbakar di Bengkalis," ujarnya.

Sementara itu, Danramil 01 Bengkakalis, Mayor Arm Bismi Tambunan menjelaskan, pihak TNI masih melakukan pemadaman di lokasi.

Baca: Belum Ada Titik Api Baru, Upaya Pemadaman Masih Dilakukan di Pulau Bengkalis Riau

Ia mengatakan, lahan yang saat ini masih berasap terdiri dari semak belukar.

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Baca: Hari Ini 38 Hotspot Terpantau di Riau, Terbanyak di Bengkalis

"Kami masih di lapangan, masih ada semak belukar yang berasap. Kami masih melakukan pemadaman di sini," ujarnya (TRIBUNPEKANBARU.COM/Guruh Budi Wibowo)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved