Berita Riau

Sudah Lebih 20 Ton Garam Disemai di Langit Riau untuk Hujan Buatan

Hal ini dimaksudkan agar hujan turun untuk membantu membasahi hutan dan lahan yang terbakar di sejumlah daerah di Riau, yang bisa memicu kabut asap

Sudah Lebih 20 Ton Garam Disemai di Langit Riau untuk Hujan Buatan
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Petugas sedang memasukan garam ke dalam pesawat Casa 212 sebelum pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk hujan buatan di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Komandan Pangkalan Udara atau Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka menyebutkan, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sejauh ini masih dilakukan di wilayah Riau.

TMC yang dimaksud, yakni skema hujan buatan, dengan penyemaian garam di langit.

Hal ini dimaksudkan agar hujan turun untuk membantu membasahi hutan dan lahan yang terbakar di sejumlah daerah di Riau, yang bisa memicu kabut asap.

Disebutkan Ronny kepada Tribun, TMC dengan skema hujan buatan ini, dilakukan dengan pertimbangan pertumbuhan awan.

Baca: Hujan Guyur Bengkalis Riau, Sejumlah Titik Kebakaran Hutan dan Lahan Padam

Baca: Diguyur Hujan, Titik Hotspot Pelalawan Riau Berkurang Hampir Separuh

"Tetap ada penyemaian garam, untuk persediaannya sejauh ini masih cukup banyak," kata Danlanud.

Karena dibeberkan Jenderal TNI bintang satu ini, setiap persediaan habis, maka akan kembali dikirim untuk distok.

Dia membeberkan, sudah hampir 20-an ton garam disemai di langit Riau.

Selain TMC, upaya lain juga dilakukan guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. Salah satunya dengan water bombing ke titik yang terbakar.

"Water bombing tetap kita dukung dengan helikopter yang ada. Sekarang ada 2, jadi baru kita maksimalkan dengan 2 helikopter yang ada tersebut," ucapnya.

Water bombing ke titik api yang ada dikatakan Ronny, mengedepankan skala prioritas. Terutama ke titik api yang sudah cukup besar dan berpotensi meluas.

Baca: INHU dan PELALAWAN Dikelilingi Titik Api, Kabut Asap Terjadi di Rengat, Kebakaran Lahan di Pekanbaru

Baca: Titik Api di Pelalawan Riau Dekati SM Kerumutan, Tambahan Petugas dan Helikopter Sudah Diminta

Ronny menuturkan, jika unit water bombing lebih banyak, maka akan lebih efektif untuk disebar ke titik api yang lain.

"Teman-teman di Satuan Darat, Manggala Agni, BPBD setempat, sudah kewalahan. Untuk itu kita bantu dari atas (water bombing)," sebutnya.

Dua helikopter water bombing ini dipaparkan Ronny, adalah milik TNI AU.

Selain heli water bombing, helikopter lainnya perbantuan dari TNI AD dan Polri, juga dikerahkan.

Heli ini mengemban misi patroli udara kawasan Karhutla. Serta menggeser pasukan untuk melakukan pemadaman.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved