Pekanbaru

Jika Membahayakan, Dewan Nilai Wajib Dilakukan Penutupan Jembatan Siak IV Pekanbaru

pihak Pemprov wajib memastikan bagaimana kondisi baut yang hilang tersebut, apakah memang akan membahayakan atau tidak.

Jika Membahayakan, Dewan Nilai Wajib Dilakukan Penutupan Jembatan Siak IV Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Jembatan Siak IV yang menghubungkan Kecamatan Rumbai Pesisir dengan pusat Kota Pekanbau kini sudah bisa dilalui untuk umum, Senin (18/3/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Terkait adanya wacana penutupan jembatan siak IV atau Marhum Bukit untuk sementara, pihak komisi IV DPRD Riau menilai, hal tersebut memang wajib dilaksanakan, jika itu memang akan membahayakan kepada masyarakat.

Salah seorang anggota Komisi IV DPRD Riau, Abdul Wahid mengatakan, pihak Pemprov wajib memastikan bagaimana kondisi baut yang hilang tersebut, apakah memang akan membahayakan atau tidak.

"Harus dipastikan dulu apakah memang membahayakan atau tidak, jika baut yang hilang tidak substansi atau hanya sedikit dan tidak sama sekali tidak berpengaruh terhadap jembatan, maka tidak menjadi persoalan, tinggal ditambah atau diperbaiki namun jika itu membahayakan, maka sangat wajib untuk dilakukan penutupan sementara," kata Wahid kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (14/4) malam.

Baca: Material Jembatan Siak IV Banyak Yang Hilang, Senin Besok Dinas PUPR Riau Akan Lapor Polisi

Baca: Cara Cek Nama di Daftar Pemilih Tetap/DPT via Online dari Hape

Sebagian besi pada pagar Jembatan Marhum Bukit atau yang lebih dikenal dengan Jembatan Siak IV Pekanbaru hilang, Rabu (3/4/2019). Kuat dugaan besi tersebut sengaja dipotong oleh orang yang tidak bertanggung jawab, meski jembatan tersebut baru diresmikan dan baru juga dioperasikan. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY).
Sebagian besi pada pagar Jembatan Marhum Bukit atau yang lebih dikenal dengan Jembatan Siak IV Pekanbaru hilang, Rabu (3/4/2019). Kuat dugaan besi tersebut sengaja dipotong oleh orang yang tidak bertanggung jawab, meski jembatan tersebut baru diresmikan dan baru juga dioperasikan. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)

Wahid juga menjelaskan, jangan sampai masyarakat yang menjadi korban karena keterlambatan untuk mengambil kebijakan oleh pihak Pemprov Riau. Karena itu harus segera dilakukan pengecekan untuk memastikan kondisinya.

"Kalau memang harus ditutup sementara itu harus segera dilakukan, jangan sampai menunggu masyarakat menjadi korban dalam hal ini," ujar Wahid.  

(Tribun Pekanbaru/Alexander)

Penulis: Alex
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved