Pemilu 2019

Tunda Pemungutan Suara di Teluk Binjai Pelalawan Riau, KPU Tunggu Rekomendasi Bawaslu

KPU Pelalawan Riau memastikan telah menunda proses pemunguta suara di Desa Teluk Beringin , lantaran surat suara untuk Pilpres tidak ada.

Tunda Pemungutan Suara di Teluk Binjai Pelalawan Riau, KPU Tunggu Rekomendasi Bawaslu
Internet
Ilustrasi 

Tunda Pemungutan Suara di Teluk Binjai Pelalawan Riau, KPU Tunggu Rekomendasi Bawaslu

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan Riau memastikan telah menunda proses pemunguta suara di Desa Teluk Beringin Kecamatan Kuala Kampar, Rabu (17/4/2019), lantaran surat suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) tidak ada.

Menurut Ketua KPU Pelalawan, Wan Kadir Wandi, tidak adanya surat suara Pilpres di TPS 01 Desa Teluk Beringin diketahui setelah anggota Kelompok Petugas Pemungutan Suara (KPPS) membuka kotak logistik satu persatu.

Dari lima kotak logistik yakni DPRD kabupaten, DPRD provinsi, DPR RI, DPD RI, dan Pilpres baru terlihat jika kertas suara Pilres tidak ada ditemukan.

"Saya sudah perintahkan untuk ditelusuri dengan seksama dulu. Ternyata memang betul tidak ada," beber Wan Kardi Wandi kepada tribunpelalawan.com.

Baca: BREAKING NEWS: Surat Suara Pilpres Tak Ada, Pemungutan Suara TPS 01 di Pelalawan Riau Ditunda

Baca: Nomor Handphone Ustaz Abdul Somad Dibajak, Kirimkan Pesan Dukung Paslon 01

Baca: Kamu Ingin Jadi Youtuber? Ternyata YouTube Gunakan 2 Cara ini untuk Uji Kualitas Konten Video

Baca: BREAKING NEWS: Pria di Meranti Riau Diamankan Saat Mau Mencoblos 2 Kali, Ngaku Dibayar 50 Ribu

Setelah dipastikan jika kertas suara Pilpres memang kosong, KPU memutuskan untuk menunda pencoblosan atas saran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Pihaknya sedang mencari dimana kesalahan hingga surat suara pilpres kosong.

Dikatakannya, KPU akan menunggu rekomendasi dari Bawaslu terkait pemungutan suara di TPS 01 Teluk Beringin dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 184 pemilih.

"Kita tunggu rekomendasi Bawaslu bagaimana selanjutnya. Menurut aturan ada waktu selama 10 hari untuk menentukannya," tambah Wan Kardi. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung).

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved