Pekanbaru

WASPADA! Nama Wakil Rektor I UNILAK Dicatut untuk MENIPU dengan Modus Meminta dan Meminjam Uang

Waspada! Nama Wakil Rektor I Universitas Lancang Kuning (Unilak) dicatut untuk menipu dengan modus meminta dan meminjam uang

WASPADA! Nama Wakil Rektor I UNILAK Dicatut untuk MENIPU dengan Modus Meminta dan Meminjam Uang
Tribun Pekanbaru/WhatsApp
WASPADA! Nama Wakil Rektor I UNILAK Dicatut untuk MENIPU dengan Modus Meminta dan Meminjam Uang 

WASPADA! Nama Wakil Rektor I UNILAK Dicatut untuk MENIPU dengan Modus Meminta dan Meminjam Uang

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Waspada! Nama Wakil Rektor I Universitas Lancang Kuning (Unilak) dicatut untuk menipu dengan modus meminta dan meminjam uang.

Modus penipuan mengatasnamakan ornag lain di media sosial WhatsApp di tengah masyarakat saat ini semakin sering terjadi.

Baru-baru ini nama Wakil Rektor I Unilak Dr Junaidi dicatut oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Baca: BREAKING NEWS : Mencekam! Ada TAWURAN di Pekanbaru, Jembatan Siak IV Pekanbaru Ditutup, Polisi Siaga

Baca: TAWURAN di Jembatan Siak IV Pekanbaru Usai Tarawih, Kabarnya Ada yang DIBACOK, Warga Bawa Balok Kayu

Baca: SEMPAT Terjadi Aksi Saling LEMPAR BATU, Belum Diketahui Warga Mana yang TAWURAN, Ada yang DIBACOK

Mereka menggunakan nama Dr Junaidi untuk meminta dan meminjam sejumlah uang kepada rekanan, mitra, relasi, dikalangan dosen perguruan tinggi di Indonesia hingga ke Malaysia.

Hal ini disampaikan langsung oleh wakil rektor I Unilak saat dihubungi, Jumat (17/5/2019).

"Nama saya telah dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan upaya tindak kejahatannya dengan modus mencatut nama saya," ungkap Junaidi.

WASPADA! Nama Wakil Rektor I UNILAK Dicatut untuk MENIPU dengan Modus Meminta dan Meminjam Uang
WASPADA! Nama Wakil Rektor I UNILAK Dicatut untuk MENIPU dengan Modus Meminta dan Meminjam Uang (Tribun Pekanbaru/WhatsApp)

Modus mereka dengan mengirimkan pesan ke sejumlah rekan dosen di seluruh daerah baik di Jawa, Sumatera bahkan di Malaysia untuk meminjam uang.

"Mereka menggunakan aplikasi WhatsApp dengan nomor 081356667722 ke sejumlah nomor handphone teman teman saya. Untuk meyakinkan, pelaku juga menggunakan foto saya di profil WhatsApp dan mengganti nama dengan Dr Junaidi," katanya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada rekan-rekan, teman dan dosen yang menerima pesan WhatsApp yang mengatas namakannya, dengan tujuan meminta atau meminjam uang agar dapat diabaikan, tidak di transfer, dan melakukan konfirmasi langsung kepadanya.

Baca: TAWURAN di Jembatan Siak IV Pekanbaru Ternyata ANTAR KAMPUNG, Tangan Korban PUTUS Kepala BOCOR

Baca: POLISI Amankan BOM MOLOTOV Siap Ledak Usai Tawuran di Jembatan Siak IV Pekanbaru, SISIR Pemukiman

Baca: KETERANGAN Resmi Kapolresta Soal Tawuran di Jembatan Siak IV Pekanbaru Ada Rumah Terkena BOM MOLOTOV

"Bahkan pelaku mengetahui nomor handphone teman-teman saya," ujar Dr Junaidi.

Salah satu rekan Junaidi yang mendapatkan pesan WhatsApp untuk meminta uang adalah Anang Cahyono dan Fahmi.

Menurut Anang pelaku juga mengirimkan pesan WhatsApp nya.

"Saya lihat pelaku juga menggunakan foto Dr Junaidi, tapi pesan itu saya abaikan," kata Anang.

WASPADA! Nama Wakil Rektor I UNILAK Dicatut untuk MENIPU dengan Modus Meminta dan Meminjam Uang. (Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky)

Penulis: TheoRizky
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved