Pesawat Hilang di Kalimantan
Evakuasi Korban Pesawat Piper Dilakukan Lewat Darat
Proses evakuasi empat korban pesawat naas PA-31 Piper Navajo Chief Tain dilakukan di darat.
Evakuasi korban rencananya dilakukan Minggu malam dan seluruh korban rencananya langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum A Wahab Djahranie Samarinda.
Di RSU AWS, tim DVI POlda Kaltim sudah bersiaga menunggu jenazah korban. Ketua Tim Koordinator pencarian pesawat yang juga Kapolresta Samarinda Kombespol Arief Prapto Santoso di Posko Induk Bandara Temindung Samarinda, Minggu (26/6/2012) malam mengatakan, evakuasi korban dipastikan malam lewat darat, karena terbang malam tentunya sangat riskan.
"Mudah-mudahan pagi atau siang, korban sudah ada di Rumah Sakit Umum A Wahab Sjahranie Samarinda," ujar Arief.
Seperti diberitakan, pesawat chartered PA-31 Piper Navajo Chief Tain ditemukan Tim SAR gabungan di Gunung Mayang, Kabupaten Kutai Timur sekitar pukul 17.25 Wita, Minggu (26/8/2012).
"Kita menerima laporan sekitar pukul 17.25. Pesawat pertamakali ditemukan tiga anggota Brimob dan satu orang anggota Basarnas. Saat ditemukan kondisi pesawat terbakar dan hancur berantakan dan dipastikan seluruh penumpang dan pilot tewas," kata Wakil Kepala Polda Kaltim Brigjen Pol Rusli Nasution dalam siaran persnya di Kantor Bandara Temindung Samarinda, Minggu (26/8/2012) malam.
Di lokasi, tambah Rusli tim DVI polri juga sudah melakukan olah TKP dan identifikasi awal. Untuk identifikasi para korban lebih dalam, akan dilakukan tim DVI yang sudah stanby di RSU AWS Samarinda.
Dugaan sementara, pesawat itu menabrak bukit, lalu terbakar dan hancur. "Dugaan sementara, pesawat nabrak bukit di Gunung Mayang (Kutim)," kata Kapolresta Samarinda Kombespol Arief Prapto Santoso. (Tribun Kaltim)