Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kasus Suap PON Riau

Dua Mahasiswa Dipukul Aparat Saat Sidang Suap PON

Mahasiswa BEM se Pekanbaru bentrok dengan aparat Polresta Pekanbaru

Penulis: Rino Syahril | Editor:
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mahasiswa BEM se Pekanbaru bentrok dengan aparat Polresta Pekanbaru, Kamis (20/12) sekitar pukul 16.33 di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, saat sidang Lanjutan Dugaan Suap Revisi Perda PON. Akibat aksi main pukul dilakukan pihak Polresta Pekanbaru tidak terelakan lagi.

Dalam bentrok tersebut dua mahasiswa dipukul oleh aparat satu mahasiswa dan satu mahasiswi. Atas pemukulan itu Koordinator Lapangan Yopi tidak terima dan akan melaporkan peristiwa pemukulan tersebut ke Polda Riau. Menurut Yopi bentrok tersebut berawal saat mahasiswa ingin menanyakan apa alasan Gubernur Riau HM Rusli Zainal tidak hadir.

Ketika bergerak maju masuk kedalam itulah pihak kepolisian mengusir mahasiswa, sehingga terjadi aksi dorong-dorong. Saat itulah terjadi bentrok dan seorang petugas diketahui bernama Jamalis memukul dua mahasiswa. "Kawan kita yang kena pukul itu adalah Dasuki Wakil Presiden BEM UIN dan Rahmawati Sekretaris Menteri Sosial Politik BEM UNRI," ucap Yopi.

Sementara itu Dasuki mengatakan ia dipukul dibibir dan kepala. "Siapa yang memukul saya tidak tahu namanya. Tapi teman-teman mengatakan Jamalis namanya," ungkap Dasuki. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved