Pembangunan SKA Convention Center Pekanbaru Terus Digesa
Pembangunan SKA Convention Center Pekanbaru, Complek Mall SKA, Jl Soekarno-Hatta hingga kini terus digesa
Penulis: kasri |
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pembangunan SKA Convention Center Pekanbaru, Complek Mall SKA, Jl Soekarno-Hatta hingga kini terus digesa. Ditargetkan akhir tahun atau awal 2014 sudah bisa difungsikan. Director of Convention SKA Co Ex, Dody Darmansyah mengungkapkan convention ini memiliki luas sekitar 2.119 meter persegi, yang di antaranya bisa difungsikan untuk konferensi besar, resepsi pernikahan, gala dinner, pameran, konser musik dan lain-lain.
"Kapasitasnya empat ribuan lebih dan bisa dibagi menjadi empat ruangan ballroom. Artinya ruangan bisa disesuaikan kebutuhan dengan berbagai fasilitas yang mumpuni berskala nasional," ujar Dody saat berbincang bersama Tribun beberapa waktu lalu. Dikatakan, pembangunan convention ini sebagai langkah membuka market baru untuk menangkap prospek bisnis Mice (Meeting, Invention, Convention and Exhibition). Sebab geliat bisnis dan ekonomi makin membaik. Sejalan dengan itu akan berdampak kepada kegiatan Mice.
"Jika prospek bisnis dan ekonomi terus bergeliat, tentu akan berdampak kepada kegiatan Mice. Mulai dari meeting perusahaan, pertemuan bisnis, pameran tingkat nasional, hingga skala internasional. Tak pelak, kegiatan ini memiliki multiplier effect terhadap usaha lainnya, seperti restoran, travel, wisata, jasa dan lainnya, termasuk perhotelan" ujar Dody. Untuk itu Pekanbaru harus terus berbenah agar bisa menjadi salah satu Destinasi Mice di Indonesia. Sehingga industri event yang selama ini selalu berpusat di Jakarta, Bandung, Bali atau kota-kota besar lainnya, kedepan bisa diboyong ke Pekanbaru.
"Destinasi Mice atau daerah tujuan Mice itu baru ada sekitar 19 kota di Indonesia dan belum termasuk Pekanbaru. Untuk itu perlu kita dorong agar Pekanbaru bisa sejajar dengan kota-kota tersebut. Sebab multiplier effect-nya sungguh luar biasa," tambah Dody.
Diakui, dunia Mice belum terjamah dengan baik di Indonesia. Padahal dunia Mice termasuk salah satu sektor andalan pariwisata di beberapa negara maju. Sebab dunia Mice merupakan salah satu dunia bisnis yang menjanjikan.
Namun masih sedikit sekali para pelaku usaha di Indonesia yang mau bermain di dunia Mice. "Mungkin penyebabnya kurang pengetahuan kita tentang Mice. Untuk itu kita akan menggelar satu diskusi tentang Mice di Pekanbaru yang kita jadwalkan November ini," katanya. (ksi/TRIBUN PEKANBARU CETAK)