Eka Hospital Sudah Layani Pasien Jantung
Layani Satu Pasien di Satu Ruangan
Penulis: Nolpitos Hendri | Editor:
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Rumah Sakit Eka Hospital yang berada di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru, bertekad menjadi rumah sakit terdepan di Asia Fasifik dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sejak hadir tahun 2008 lalu, kini rumah sakit Eka Hospital sudah banyak mengalami perubahan, terutama di bidang pelayanan.
Hal ini diungkapkan Customer Care Direktor Eka Hospital, Bachdarisma Nellawaty Nur yang berkunjung ke Redaksi Tribun Pekanbaru, Rabu (18/6). Perempuan yang akrab dipanggil dengan Nella ini, datang dalam rangka Visit Media Eka Hospital.
Nella datang bersama dengan Corporate Public Relation Division Head Corporate Office Benny Kadarusman, Corporate Public Relations Direktor Corporate Office Eka Hospital Hermanto Nurya MM dan Public Relations Eka Hospital Dian Sukma Lestari. Mereka disambut Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru, RHR Dodi Sarjana dan Manager Iklan Ria Darmasari serta jajaran Tribun lainnya.
Menurut Nella, visit media ini dalam rangka menjalin kerjasama Eka Hospital dengan media sebagai pusat informasi di Pekanbaru, dan meningkatkan hubungan silaturrahim.
“Kami yang hadir sejak tahun 2008, bertekad menjadi jaringan penyedia pelayanan kesehatan terdepan di Asia Fasifik. Maka, Eka Hospital sudah menghadirkan berbagai peralatan berteknologi tinggi serta dokter ahli yang berpengalaman,” ungkap Nella.
Saat ini, sebut Nella, pihaknya menerima pasien sampai 600 orang per hari. Untuk itu, dari tahun ke tahun pihaknya selalu meningkatkan pelayanan, dan saat ini semua pasien di layani dengan sistem “One pasien one room” (satu pasien satu ruangan), kecuali pasien di basic room.
“Ini untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien, dan Eka Hospital yang menjadi pelopor untuk pelayanan “One pasien one room” ini di Pekanbaru. Atas layanan ini pula Eka Hospital sudah mendapat berbagai penghargaan di bidang pelayanan,” jelas Nella.
Selain itu, kata Nella, pelayanan untuk data pasien sudah dilalukan dengan sistem elektronik medical report, sehingga bisa membuka data pasien secara online tanpa perlu mencari berkas pasien yang berlembar-lembar.
“Untuk layanan di bidang pemeriksaan kesehatan, kami sudah menghadirkan dokter yang dominan bekerja di Eka Hospital. Artinya, bukan berarti membatasi dokter yang diamanatkan ketentuan berlaku bisa bekerja di tiga rumah sakit, namun ini berdasarkan kemauan dokter bersangkutan untuk lebih fokus melayani pasien,” beber Nella.
Untuk dokter ahli, tambah Nella, di rumah sakit Eka Hospital saat ini juag sudah ada dokter ahli bedah jantung, yang sudah berpengalaman bekerja di Qatar, dan saat ini mengabdi di eka Hospital untuk memberikan pelayanan kesehatan jantung masyarakat Pekanbaru khususnya dan Riau umumnya, sehingga masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke Jakarta untuk memeriksakan jantungnya yang tentunya memakan biaya lebih besar.
“Selain dokter ahli bedah jantung, kami juga sudah menghadirkan dokter ahli jantung anak, dan dokter bedah jantung dan paru. Selain itu, kami juga sudah menyediakan layanan terpadu mata, dari bayi sampai orang tua,” tutur Nella.
Untuk harga, lanjut Nella, selama ini imeg masyarakat yang berkembang bahwa berobat di Eka Hospital mahal. Untuk menghilangkan imeg masyarakat itu, pihaknya pun melakukan penyesuaian harga pelayanan kesehatan.
“Kami sudah menurunkan harga untuk pelayanan kesehatan. Seorang pasien yang dilakukan pemeriksaan oleh lima orang dokter dalam sekali berobat, hanya membayar Rp 130 ribu. Harga ini juga hampir sama dengan rumah sakit lain, sehingga imeg masyarakat tentang harga mahal itu bisa diatasi,” ujar Nella.
Untuk lebih memberikan pelayanan maksimal kepada pasien, tutur Nella, pihaknya juga sudah bekerjasama dengan Service Body Indonesia. Seorang pasien bisa berkonsultasi dengan dokter dari jarak jauh, sehingga pasien bisa mendapatkan penjelasan yang jelas tentang penyakitnya.
“Utamanya, pelayanan kami diawali dengan keramahan dan senyum. Keramahan kami akan dirasakan sejak pasien masuk dari pintu,” kata Nella.
Ditambahkan Hermanto Nurya, media Peduli kepada kesehatan, hampir semua media memiliki kolom untuk kesehatan. Maka, media bisa menyampaikan kepada masyarakat Riau bahwa apa yang dibutuhkan masyarakat untuk kesehatannya di luar Riau, saat ini sudah ada di Pekanbaru.
“Eka Hospital sudah melengkapi semua pelayanan untuk semua jenis penyakit, terutama penyakit jantung dan penyakit lainnya. Jadi, mengapa harus keluar kalau di Eka Hospital sudah ada. Apalagi Eka Hospital sudah mendapat penghargaan standar internasional
Untuk harga, kata sosok yang akrab dipanggil Rio ini, harga kamar di Eka Hospital di mulai dari Rp 100 ribu per malam untuk kamar basic, Rp 375 ribu untuk kelas satu, Rp 650 untuk kamar VIP, dan Rp 800 ribu untuk kamar VVIP.
“Pelayanan lebih juga kami berikan dengan memberi makan seorang penunggu pasien dua kali sehari. Pelayanan ini akan terus kami tingkatkan, karena dalam waktu yang akan datang kami juga akan melayani peserta BPJS Kesehatan. Sedamgkan untuk jantung, juga akan menangani peserta Jamkesda khusus jantung,” beber Rio.
Pada akhir pertemuan, manajemen Eka Hospital memberikan kenang-kenangan kepada Redaksi Tribun Pekanbaru. (*)