Menteri: Ada PSK Layani 19 Pria Satu Malam
Tanpa menyebut identitas, Khofifah menjelaskan dua anak korban perdagangan manusia yang kini berada
TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menemukan dalam praktek prostitusi mengandung unsur perdagangan manusia, perbudakan, dan kriminalitas.
Hal tersebut didapatkan langsung Khofifah dari keterangan korban perdagangan manusia yang saat ini dalam perlindungan Kementerian Sosial (Kemensos).
"Mereka saya temui, katanya semalam katanya mereka dipaksa melayani 19 sampai 20 pelanggan. 19 sampai 20 pelanggan semalam, bukan kah ini bentuk eksploitasi yang memperdagangkan manusia terutama perempuan diluar batas-batas kemampuan seseorang untuk bisa melakukan hal-hal yang semesti memang tidak seyogyanya dilakukan," ungkap Khofifah di Taman Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2015).
Tanpa menyebut identitas, Khofifah menjelaskan dua anak korban perdagangan manusia yang kini berada di save house Kemensos tersebut sudah masuk ke areal gelap tesebut sejak umur 14 tahun sampai kini mereka berumur 17 tahun.
"Dia mengalami pendarahan sangat berat, saya juga akhirnya mengkomunikasikan dengan RS Bhayangkara, saya mintakan bad untuk mereka. Artinya saya memproses langsung, saya lihat didalamnya ada eksploitasi, perbudakan, didalam ada perdagangan orang, dan kriminalisasi," ungkapnya.
Meskipun dalam kondisi mengkhawatirkan kedua anak tersebut tetap dipaksa untuk melayani pelanggannya.
Khofifah pun menemukan pula kasus, ada praktek penjualan keperawanan atau virginitas.
Dikatakannya wanita yang sebetulnya sudah tidak perawan dioperasi virginitasnya.
"Ada mereka yang menjual, maaf dalam tanda petik virginitasnya. Padahal dia sudah tidak virgin, tetapi dia harus operasi virgin, operasi virginitas. Pola-pola seperti ini mungkin tidak semua terkomunikasikan dan terinformasikan," ungkapnya.
- Lagi, PSK Tewas Ditangan Pelanggan
Kronologis kejadian bermula saat pelaku mendatangi kamar korban. Setelah menyepakati transaksi, keduanya pun langsung memadu kasih di kamar.
- Mulai Pelajar hingga Pejabat Berburu Pelacur di Dunia Maya
Dengan semakin terbukanya bisnis prostitusi online, maka terbuka pula kesempatan berbagai lapisan masyarakat untuk masuk ke dalam dunia prostitusi
- Tersangka Masih Sempat Pesan PSK via Twitter Usai Bunuh Alfi
Melalui media sosial Twitter, pembunuh Deudeuh Alfi Sahrin gencar mencari perempuan-perempuan yang menyediakan jasa layanan pekerja seks komersial
- Lagi Enak-enakan Dipeluk PSK, AS Tiba-tiba Kaku dan Meninggal
Seorang pengunjung kawasan prostitusi Bar Pelantar di area Jemengan, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) tidak sadarkan diri hingga meninggal saat sedang-
- Ingin Uang Tambahan, Asal Mau Diajak Ngamar
Ia akui, SS dan SK sudah diberitahu jika ingin uang tambahan atau uang lebih selain tips dari tamu, mereka bisa ngamar dengan tamu tersebut.
- NEWS VIDEO: Dijanjikan Pekerjaan, Ternyata Malah Dipaksa Layani Tamu
Pengakuan salah seorang korban, inisial AA, mengaku, awalnya mereka dijanjikan pekerjaan oleh tersangka, daerah Pekanbaru
- NEWS VIDEO: Polresta Pekanbaru Amankan Tersangka Jual ABG Jadi PSK
Jajaran Kepolisian Polresta Pekanbaru membekuk dua tersangka kasus tindak pidana perdagangan manusia (human traficking) terhadap delapan remaja.
- Usai Berkencan, Kakek 70 Tahun Tewas dalam Pelukan PSK
Seorang pengunjung lokalisasi Slorok tewas setelah bercinta dengan salah satu PSK di sebuah wisma. Korban diketahui sudah berusia 70 tahun
- Mau Cari 'Tamu' PSK Tunggang Langgang Dirazia Satpol PP
Yadi menyatakan pihaknya menyisir kawasan yang menjadi titik mangkal para PSK dalam operasi tersebut.
- PSK Lebih Suka Apek-apek Singapura karena Banyak Uangnya
Saya lebih senang cari tamu apek-apek Singapura. Selain tidak macam-macam, uang yang diberikan apek cukup lumayan besarnya.
- Gara-gara Facebook Wanita Asal Usbekistan itu Kini Jadi PSK di Batam
“Bisnis perempuan” di Batam tidak hanya melibatkan pekerja seks komersil dari lokal tapi juga impor.
- Kisah PSK Batam yang Miliki 'Buku 555' untuk Catatan Utang Pelanggannya
Tertera disana nama pelanggan dengan masing-masing keterangan tidak bayar, nanggung (bon), dan tidak membayar lunas alias utang.
- Siswi SMK Ini Dijual Jadi PSK Oleh Teman Sekolahnya
Siswi kelas I SMK Swasta, R (16), dijual rekan satu sekolahnya Des (15). Ia dipaksa melayani pria hidung belang
Berdasarkan hal tersebut, Khofifah menganggap lokalisasi prostitusi bukan sebuah solusi untuk mengatasi bisnis esek-esek.
"Tidak ada jaminan kalau ada lokalisasi prostitusi online berhenti, yang dijalan berhenti, tidak ada jaminan itu," katanya.
Sebelumnya, Kementerian Sosial ternyata menyiapkan dana bantuan Rp 5.050.000 untuk tiap pekerja seks komersial (PSK) yang telah terdata dan diberikan setiap kali ada penutupan lokalisasi.
Demikian diungkapkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa disela kegiatannya di Universitas Brawijaya (UB), Selasa (23/12/2014) siang.
Khofifah memaparkan, dana tersebut terdiri dari modal untuk Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Rp 3 Juta, dan untuk keperluan lain-lain Rp 2,05 juta.
“Totalnya sebesar Rp 5.050 juta per orang,” kata Khofifah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/khofifah-bunga_20150404_172228.jpg)