Tak Pernah Lahir, Bayi Membatu Selama 50 Tahun di Perut Nenek Ini

Menurut dokter, janin sudah ada di perut wanita sejak 50 tahun lalu dan kini kondisinya sudah membatu.

Penulis: Ariestia | Editor: Ariestia
YouTube
Litopedion adalah kondisi dimana janin berkembang, meninggal dunia dan membatu di luar uterus. 

"Kurang dari 300 kasus dalam 400 tahun terakhir yang tercatat di literatur medis dunia," jelas jurnal itu dilansir Newser. Tampaknya jumlah kasus ini 2/3 ditemukan pada wanita yang sudah berusia di atas 40 tahun, dengan janin membatu dalam rentang mulai dari 4 hingga 60 tahun.

Sejauh ini, litopedian pertama yang diketahui, dialami seorang wanita bernama Chatri asal Perancis. Ia hamil pertama kali di usia 40 tahun pada 1554. Namun, tak pernah melahirkan walaupun sudah pecah ketuban.

Setelah kematiannya di usia 68 tahun, sang suami meminta dokter untuk memeriksa tubuh Chatri. Akhirnya ditemukan bayi perempuan yang membatu pada 1582.

Kasus terakhir sebelum yang tahun ini dialami seorang wanita berusia 84 tahun asal Brazil. Seperti yang dilaporkan International Bussiness Times pada Februari 2014, nenek tersebut masuk rumah sakit di Natividadi, negara bagian Tocantins karena mengeluhkan sakit perut dan kepala pusing.

Saat tes sinar-X, dokter malah menemukan janin berusia 20 hingga 28 minggu yang membatu selama 40 tahun.

Nenek itu kemudian dirujuk ke rumah sakit Porto Nacional untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun dia menolak janinnya diangkat, walaupun dokter berharap dia berubah pikiran.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved