Rabu, 15 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Posisi Ketua DPRD Riau

Pengamat: Pengaruh Politik Rusli Zainal Belum Mati

"Secara politik Rusli Zainal belum mati. Keberadaan Bu Septina tidak bisa lepas dari bayang-bayang politik Rusli," kata Mexsasai Indra

Editor: harismanto
TribunPekanbaru/TheoRizky
Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman juga sempat menyalami Rusli Zainal dan juga mantan pejabat lain yang juga menjadi penghuni Lapas tersebut 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Pengamat politik dan pemerintahan dari Universitas Riau, Mexsasai Indra mengatakan jika benar Septina Primawati Rusli yang diusung DPP Golkar memimpin DPRD Provinsi Riau, itu menunjukkan pengaruh Rusli Zainal (RZ) yang saat ini tengah dipenjara, belum mati.

Rusli adalah mantan Gubernur Riau dua periode, 2003-2008 dan 2008-2013. Ia pernah menjadi Ketua DPD I Golkar Riau. Bahkan menjabat sebagai salah satu Ketua DPP Golkar pimpinan Aburizal Bakrie hasil Munas Riau pada 2009.

"Secara politik Rusli Zainal belum mati. Keberadaan Bu Septina tidak bisa lepas dari bayang-bayang politik Rusli. Oleh karena itu secara politik juga masih diperhitungkan di nasional," kata Mexsasai, seperti dikuti dari kantor berita Antara.

Menurutnya, jabatan Ketua DPRD Riau akan membuka peluang bagi Septina untuk tampil di depan publik. Ia yang pernah menjadi calon Wali Kota Pekanbaru bukan saja berpeluang untuk bertarung lagi di arena sama.

Bahkan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi seperti menjadi calon gubernur. Meskipun itu tidak mudah karena Plt Ketua DPD I Golkar Riau masih Arsyadjuliandi Rachman, yang tak lain Plt Gubernur Riau.

"Jangankan untuk untuk menjadi calon wali kota, untuk jadi lebih tinggi baik gubernur atau calon wakil gubernur sekalipun terbuka lebar," tuturnya.

Sementara itu, pengurus Golkar Riau dan DPP Partai Golkar masih bungkam dan enggan memberikan keterangan terkait kabar penunjukan Septina Primawati Rusli sebagai Ketua DPRD Riau, menggantikan Suparman yang maju sebagai calon bupati di Pilkada Rokan Hulu.

Berkali-kali dihubungi Tribun, Selasa (10/11/2015), sejumlah pengurus partai beringin lebih memilih tidak mengangkat telepon. Ada juga ponselnya yang dinonaktifkan. Dikirimkan pesan singkat pun tidak ada respon. Sebut saja Sekretaris DPP Golkar Idrus Marham, Ketua DPP Golkar Bidang Komunikasi Tantowi Yahya, dan Ketua Harian DPD I Golkar Riau Ruspan Aman.

Sementara Ketua DPP Golkar Firman Subagyo yang dihubungi Tribun berkali-kali juga tidak mengangkat telepon, SMS pun tidak dibalas. Baru Selasa malam sekitar pukul 21.10 WIB, ia kemudian merespon telepon Tribun.

Ditanya soal surat DPP Golkar yang sampai ke DPRD Riau tentang penunjukan Septina sebagai Ketua DPRD Riau, ia mengaku belum mengetahui hal tersebut. "Saya belum tahu soal surat itu. Saya tidak begitu mengikuti masalah ini,” ujarnya singkat.

Surat dari DPP Golkar itu bernomor 330/GOLKAR/XI/2015 yang ditujukan kepada DPD I Partai Golkar Provinsi Riau, yang kemudian beredar luas di lingkungan gedung DPRRiau, Senin lalu. Segera kabar itu membuat heboh. Pasalnya, Septina tidak masuk satu dari tiga nama yang dikirimkan ke Jakarta untuk menjadi pengganti Suparman, memimpin DPRD Riau.

Anggota Fraksi Golkar DPRD Riau, Sumiyanti mengaku tidak tahu dari mana surat tersebut berasal. Ia hanya mendapatkan informasi bahwa surat tersebut berasal dari pengurus pusat partai beringin. “Apakah informasi dan surat itu resmi dari DPP saya kurang tahu, yang lebih tahu tentu pengurus DPD,” kata Sumiyanti kepada Tribun, Selasa.

Jika hal itu memang sudah menjadi keputusan DPP, Sumiyanti sebagai kader siap mendukung Septina sebagai pucuk pimpinan di DPRD Riau. “Apalagi sesama perempuan, tentu saya akan sangat mendukung,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi lagi kemarin, Plt Ketua DPD I Golkar Riau Arsyadjuliandi Rachman tetap mengatakan belum menerima surat dari pengurus pusat partainya mengenai penunjukan Septina sebagai Ketua DPRD Ria menggantikan Suparman.

"Saya belum terima SK sampai sekarang, "ujar Andi Rachman usai mengikuti acara peringatan Hari Pahlawan di kantor Gubernur Riau, Selasa pagi. Hal sama dikatakannya pada Selasa sore.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved