BK Tidak Beropini dalam Dugaan Pelanggaran Etika Oknum Pimpinan DPRD Dumai

Ketua BK DPRD Dumai, Johannes MP Tetelepta tidak akan beropini menyelesaikan dugaan pelanggaran oleh oknum Pimpinan DPRD Dumai

TribunPekanbaru/Fernando
Koalisi Rakyat Dumai memaksa masuk ke Kantor DPRD Kota Dumai, Senin (18/1/2015). Mereka menuntut untuk bertemu dengan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Dumai 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Ketua BK DPRD Dumai, Johannes MP Tetelepta mengatakan, BK DPRD Dumai tidak akan beropini dalam menyelesaikan dugaan pelanggaran oleh oknum Pimpinan DPRD Dumai. Sebagai buktinya BK kini terus mengumpulkan fakta dan bukti terkait. Oleh sebab itu, sejumlah saksi akan dimintai keterangan nantinya. Terutama menjelang sidang di BK DPRD Kota Dumai.

"Kita akan lalui mekanisme dari awal hingga akhir. Kita pastikan sidang akan digelar setelah bukti dan fakta lengkap," terang Sekretaris Fraksi Partai Gerindra kepada Tribun, Senin (18/1/2016).

Sementara itu, Sekretaris BK DPRD Kota Dumai, Samuel Turnip menyebutkan, BK sudah bekerja selama hampir tiga minggu. Guna memastikan proses dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum pimpinan tidak terhambat. Bahkan BK bersikap independen dalam hal ini. Sehingga tetap bersikap objektif selama mengusut perkara tersebut.

Dugaan pelanggaran oleh oknum pimpinan DPRD Dumai itu menyeruak setelah adanya operasi cipta kondisi yang berlangsung di satu salon di Jalan Merdeka, Kota Dumai akhir Desember 2015 silam. Saat itu terjadi kesalahpahaman antara petugas dan oknum pimpinan DPRD Dumai, yang kebetulan berada di lokasi.(*)

Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru Edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Penulis: Fernando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved