Ford Hengkang dari Indonesia, Pemerintah Harus Introspeksi Diri
Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong mengatakan, hengkangnya Ford ataupun investor lain patut disesalkan.
TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong mengatakan, hengkangnya Ford ataupun investor lain patut disesalkan.
"Kalau buat saya ya, saya tentunya selalu bertanya apa yang mesti kita benahi dari diri sendiri, agar kita semakin atraktif untuk segala macam investor termasuk otomotif," kata Thomas kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (2/2/2016).
Meski begitu, dia juga menyadari, tentunya hengkangnya Ford juga harus ditanggapi secara proporsional. Thomas menuturkan, meskipun Ford menutup seluruh agen penjualannya di Indonesia, akan tetapi ada pemain baru yang tertarik mengembangkan bisnis otomotif di Indonesia.
"Namanya GM Wuling, itu patungan General Motor Amerika dan China. Sekarang lagi dalam proses investasi 1 miliar dollar AS," imbuh Thomas.
Lebih jauh dia bilang, keluar-masuknya pemain industri otomotif lantaran persaingan sengit adalah hal yang biasa. Asalkan, ucap Thomas, jangan sampai para pemain itu keluar lantaran iklim usaha yang tidak baik dan infrastruktur yang tidak mencukupi. Menurut Thomas, hengkangnya Ford tidak akan mengganggu jumlah penjualan mobil secara signifikan. Sebabnya, penjualan mobil Ford memang tidak banyak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ford-fiesta_20160104_230943.jpg)