Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Benarkah Berpelukan Bikin Awet Muda?

Kesimpulan bahwa berpelukan bikin awet muda didapat setelah para peneliti mengujicoba dua kelompok tikus muda dan tua.

Editor: harismanto
Shanghaiist
Ilustrasi, ibu peluk anaknya 

TRIBUNPEKANBARU.COM - "Berpelukan!" Kata itu seakan menjadi ikon Film Anak-anak, Teletubbies. Mungkin terdengar sepele, namun berpelukan ternyata memiliki manfaat yang besar.

Tidak ada hal yang lebih nikmat dibanding bermesraan dengan orang terkasih setelah seharian lelah bekerja. Berpelukan, berciuman, atau hanya saling membelai.

Selain dapat membahagiakan hati, ternyata bermesraan seperti berpelukan juga menyehatkan dan dapat membuat Anda awet muda.

Sebuah penelitian dari University of California, Berkeley, mengungkapkan, aktivitas bermesraan dapat mengaktifkan produksi hormon oksitosin atau hormon cinta.

Hormon inilah yang bertanggungjawab terhadap perasaan hangat di hati Anda, sama seperti ketika ibu menyusui bayinya.

Dan hormon ini jugalah yang bisa membantu regenerasi sel-sel tubuh, termasuk sel-sel kulit Anda sehingga Anda terlihat lebih muda.

Kesimpulan bahwa berpelukan bikin awet muda didapat setelah para peneliti mengujicoba dua kelompok tikus muda dan tua.

Kelompok tikus tua memiliki level oksitosin lebih rendah dari yang muda. Mereka juga mengalami kerusakan otot karena usia.

Kemudian, para peneliti menyuntikkan sejumlah hormon oksitosin ke kelompok tikus tua.

Setelah sembilan hari, peneliti mengevaluasi hasilnya dan membandingkannya dengan kelompok tikus muda.

Terlihat, tikus-tikus tua yang disuntik hormon oksitosin mengalami pemulihan otot 80 persen lebih cepat dibanding yang tidak disuntik oksitosin.

Tikus adalah hewan yang susunan sel dan metabolismenya paling mirip dengan manusia.

Penelitian ini adalah penelitian awal. Para peneliti belum tahu berapa dosis oksitosin yang tepat untuk terapi anti-aging untuk manusia.

Meski demikian, penelitian ini menerbitkan harapan untuk pengembangan terapi anti-aging di tahun-tahun mendatang.

Penuaan sel-sel tubuh, bertanggung jawab terhadap beragam penyakit serius seperti Parkinson, dementia dan degenarasi makular.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved