Simpan Tengkorak Dalam Bagasi, Pria Ini Ditangkap di Bandara
Seorang profesor diinterogasi di bandara karena kedapatan membawa tengkorak manusia.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang profesor Jerman diinterogasi di bandara karena kedapatan membawa tengkorak manusia.
Menurut laporan surat kabar Il Messaggero dilansir Travel + Leisure, insiden ini terjadi pada 4 April 2016 di Bandara Fiumicino.
Saat ditanya mengapa ia bisa memiliki tengkorak tersebut, profesor mengataa dia membelinya di sebuah kios pasar di Roma, Italia, pada Minggu.
Ia kemudian membelinya dengan tujuan menggunakan tengkorak itu untuk penelitian ilmiah.
Menurut sang profesor, harga tengkorak tersebut €50. Tengkorak tersebut dalam kondisi terawat, bersih dan mulus. Namun bagian rahang bawahnya sudah tidak ada lagi.
Laporan menyebutkan pria itu sedang dalam perjalanan ke Dusseldorf saat bagasinya terdeteksi ada benda ilegal.
Tampaknya profesor tersebut tidak sadar barang bawaannya akan membuatnya ditahan dan diinterogasi.
Polisi perbatasan kemudian menuntutnya dengan dakwaan kepemilikan barang ilegal sisa jasad manusia.
Tengkorak kemudian dikirim ke Polisi Ilmu Pengetahuan di Itali untuk menentukan darimana benda itu berasal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/tas_bagasi_isi_tengkorak_20160407_125151.jpg)