Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sejumlah Mahasiswa Asing di Tasmania Bergantung Pada Makanan Gratis

Salah seorang mahasiswa asing bernama EJ Yeoh berasal dari Malaysia. Dia datang ke Tasmania di tahun 2010. Dia

Editor:
earthclinic.com
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kehidupan mahasiswa asing di Tasmania, Australia, tidak selalu seindah yang dibayangkan orang. Menurut pengamatan ABC, sejumlah di antara mereka saat ini menggantungkan hidupnya pada makanan gratis yang disiapkan kampusnya.

The University of Tasmania misalnya, kini setiap pekan mendatangkan truk-truk makanan ke kampus untuk menyuplai mahasiswa. Truk seperti ini biasanya dipergunakan untuk menyuplai makanan bagi kaum gelandangan di luar kampus.

Wartawan ABC Pablo Vinales menyaksikan sejumlah mahasiswa kini bergantung pada suplai makanan gratis tersebut.

Salah seorang mahasiswa asing bernama EJ Yeoh berasal dari Malaysia. Dia datang ke Tasmania di tahun 2010. Dia mengatakan banyak mahasiswa asing kini mengalami kesulitan keuangan.

"Sangat berat. Sebab saya berasal dari Penang Malaysia, dan di sana tersedia banyak makanan, jajanan ada dimana-mana dan sangat murah. Namun di sini semuanya begitu mahal," tutur Yeoh.

Saat dia tiba di Tasmania pertama kalinya, Yeoh mengaku bergantung pada kiriman orang tuanya untuk menutupi biaya makanan dan sewa rumah. Itu berlangsung selama enam bulan.

Banyak mahasiswa lainnya, kata Yeoh, tidak memiliki sumber pendapatan lainnya untuk membantu membiayai hidup mereka namun merasa malu untuk bicara. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved