VIDEO: Bayi Telan Jarum Panjang 4 Cm, Dokter Lakukan Ini untuk Menyelamatkannya

Selang lentur dengan sebuah kamera di ujungnya dimasukkan ke kerongkongan untuk mengambil jarum itu.

VIDEO: Bayi Telan Jarum Panjang 4 Cm, Dokter Lakukan Ini untuk Menyelamatkannya
NewsFlare
Jarum sepanjang 4 sentimeter tertelan, hingga tersangkut di kerongkongan seorang bayi perempuan berusia satu tahun. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang bayi berusia satu tahun di Xi'an, Provinsi Shaanxi, China, harus dilarikan ke rumah sakit karena menelan jarum jahit sepanjang 4 sentimeter.

Upaya penyelamatan bayi tersebut direkam dalam video. Tampak para dokter menunjuk ke bayangan jarum lewat sinar x. Jarum itu tersangkut di kerongkongan.

"Jarum itu panjangnya 4 sentimeter dan satu ujungnya menusuk tonsil," kata seorang dokter.

"Sedangkan ujung lainnya di dasar kerongkongan. Jika tidak dikeluarkan segera, mungkin akan menyebabkan pendarahan atau infeksi," lanjutnya.

Dilansir Daily Mail, para dokter lalu melakukan endoscopy. Selang lentur dengan sebuah kamera di ujungnya dimasukkan ke kerongkongan untuk mengambil jarum itu.

Selama video berlangsung, seorang dokter memegang kamera kecil dan yang lainnya mencoba menjangkau jarum itu di dalam oesophagus, lalu menarik benda tersebut ke luar.

Sepanjang prosedur, anak itu menjerit bergetar. Jarum yang sudah diambil dimasukkan ke dalam tempat plastik.

Operasi berlangsung 30 detik saja dan kondisi bayi perempuan itu sekarang dalam keadaan baik, lapor media lokal dilansir Daily Mail.

Menurut laporan yang dipublikasikan di jurnal BMJ Case, keciasaan menelan benda-benda asing paling biasa ditemui pada anak-anak yang usianya kurang dari tiga tahun.

Biasanya benda seperti uang koin dan tulang yang masuk dalam saluran pencernaan. Kebanyakan benda itu keluar secara alamiah bersama kotoran.

Namun tetap berpotensi bahaya, terutama objek yang tajam. Benda tajam dapat melukai organ tubuh, seperti usus.

Jika objek itu terlalu besar untuk dikeluarkan dengan cara endoscopy, dokter akan melakukan langkah operasi.

Penulis: Ariestia
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved