Siak
Mahasiswa Terbaik Chiba University Ini Bikin Pejabat Siak Ngakak
Ia menjelaskan, gambut hanya bisa terbakar bila kelembabannya berkurang. Karena gambut sebenarnya tidak mungkin kering, kecuali sudah dirusak.
Penulis: Mayonal Putra | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Mayonal Putra
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Tim Chiba University untuk kerjasama penelitian gambut dengan UIR dan Pemkab Siak menyertakan seorang mahasiswa terbaik mereka.
Ia bernama Yuta Izumi, ahli dalam hal kelembaban tanah.
Dalam pertemuan tim, Rabu (22/3/2017), Izumi, panggilannya, sempat membuat para pejabat tinggi Pemkab Siak tertawa ngakak.
Sebab, pria tersebut mengucapkan selamat pagi pada sore hari.
"Selamat pagi," kata dia sambil tersenyum. Padahal jam menunjukan pukul 16.05 WIB.
Suasana pun menjadi cair, dan tampak lebih akrab antara para pejabat dengan tim Chiba dan UIR.
Sedangkan wajah Izumi tampak datar saja, dan mencoba memahami apa yang sedang terjadi.
"Ok, ini salah saya. Saya yang mengajarkan. Izumi, selamat sore. Selamat sore ya," kata Dr. Eng Husnul Kausarian, Ph.D, dari UIR.
Ia pun tertawa ngakak dalam forum itu.
Pria asal Siak itu ahli geologi yang sukses mengambil studi doktoral di Chiba University dalam bidang geologi.
Akhirnya, Izumi pun mengulangi ucapan selamatnya dengan penuh senyum.
"Selamat sore," kata dia.
Ia menjelaskan, gambut hanya bisa terbakar bila kelembabannya berkurang.
Karena gambut sebenarnya tidak mungkin kering, kecuali sudah dirusak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/yuta-izumi-mahasiswa-terbaik-chiba-university-ikut-tim-kerja-gambut-siak_20170322_214757.jpg)