Jumat, 1 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Tangan Wanita Ini Bengkak Dan Melepuh Setelah Ditato Inai Saat Liburan

Gambar-gambar ini menunjukkan luka bakar yang mengerikan diderita oleh wanita muda yang membuat tato inai hitam saat berlibur di Maroko.

Tayang:
Penulis: | Editor:
MirrorUk/ BPM
Seorang wanita kulitnya melepuh akibat membuat tato inai saat berlibur 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gambar-gambar ini menunjukkan luka bakar yang mengerikan diderita oleh wanita muda yang membuat tato inai hitam saat berlibur di Maroko.

Dilansir dari MirrorUK wanita tersebut bernama Sophie Akis berusia 22 tahun.

Dia memutuskan untuk memiliki tato sementara setelah didekati seseorang di sebuah pantai di resor tepi laut Agadir.

Sophie mengalami rasa sakit yang luar biasa dari tato yang dia dapatkan saat berlibur
Sophie mengalami rasa sakit yang luar biasa dari tato yang dia dapatkan saat berlibur (BPM)

Wanita yang berprofesi sebagai Petenis itu mengalami reaksi mengejutkan meski telah melewati pengujian pada kulitnya dan menunggu 24 jam sebelum akhirnya membuatnya.

Dikutip dari The Birmingham Mail Sophie saat itu sedang berlibur dengan suami dan kerabat lainnya.

Dia harus membayar £ 4 atu kira-kira Rp 68 ribu untuk membuat tato tersebut.

Ada peringatan untuk mendapatkan tato Inai Hitam saat liburan
Ada peringatan untuk mendapatkan tato Inai Hitam saat liburan (BPM)

Ibu Akis bernama Wendy (56) kemudian melakukan perjalanan menemui anaknya itu kemudian membuat peringatan kepada turis lain yang mungkin berfikir untuk membuat seperti yang dilakukan anaknya.

Wendy dari Yardley Wood di Birmingham menjelaskan hanya dalam beberapa jam setelah menyelesaikan tato, putrinya langsung 'berantakan' dimana tangannya bengkak dan 'melepuh'.

Wendy yang seorang ibu rumah tangga, berkata mereka adalah keluarga yang besar di Asia sehingga Sophie sering memiliki tato inai untuk pernikahan di negara ini.

Tangan Sophie bengkak dan melepuh
Tangan Sophie bengkak dan melepuh (BPM)

Akan tetapi selama ini dia baik-baik saja, bahkan mereka melakukan tindakan pencegahan untuk melakukan tes terlebih dahulu di Maroko.

"Sophie bereaksi buruk terhadap pewarna rambut saat masih muda, jadi saya ingin memastikannya. Kami menunggu 24 jam dan kemudian dia melakukan inai di atas kedua tangan." ungkapnya.

Dia mengatakan dalam beberapa jam dia menjadi berantakan dan tangannya bengkak dan melepuh.

"Karena dia terbang pulang keesokan harinya kami membawanya ke apoteker yang memberinya sebuah tablet dan kemudian membalut tangannya setelah menaruh krim sehingga dia bisa terbang dengan nyaman." Tutur ibunya.

Wendy mengatakan bahwa segera setelah anak perempuan dan suaminya mendarat di Turki tempat tinggal mereka, mereka langsung pergi ke rumah sakit setempat.

Petugas medis di sana mengatakan bahwa itu adalah reaksi alergi.

Sampai saat ini Sophie masih merasakan sakit
Sampai saat ini Sophie masih merasakan sakit (BPM)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved