Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Serangan Ransomware Juga Membayangi IHSG di Awal Pekan Ini

Sepanjang pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,14% menjadi 5.675,22. Di awal pekan ini, IHSG diprediksi bergerak terbatas.

Editor: Ariestia
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Layar menunjukan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2015). Setelah bank sentral AS Federal Reserve (The Fed) memutuskan menahan suku bunga, pergerakan IHSG pada penutupannya naik tipis 4 poin. (WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN) 

Laporan: Hasyim Ashari, Kontan

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Sepanjang pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,14% menjadi 5.675,22. Di awal pekan ini, IHSG diprediksi bergerak terbatas.

Kepala Riset Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada memperkirakan, IHSG pada pekan ini akan bergerak mendatar.

Tapi data makroekonomi dalam negeri dan global diharapkan positif, sehingga bisa menahan penurunan indeks.

"Tetap cermati berbagai sentimen yang dapat mempengaruhi perubahan IHSG," ujar Reza, Minggu (14/5/2017).

Salah satunya soal virus komputer ransomware menyerang jaringan internet banyak negara, termasuk Indonesia.

Berbeda, Analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG akan kembali bergairah, setelah dua pekan terakhir menjalani pekan pendek lantaran ada libur nasional.

Aliran masuk dana asing diprediksi masih mengalir. Sejak awal tahun hingga pekan lalu, asing sudah mencatatkan net buy Rp 28,13 triliun di Bursa Efek Indonesia. "Aliran dana asing belum surut," tegas dia.

William memperkirakan, IHSG hari ini (15/5) menguat di 5.636-5.775. Adapun Reza memprediksi IHSG dalam sepekan menurun di support 5.630-5.650 dan resistance 5.695-5.738.

Sumber: Tribunnews
Tags
IHSG
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved