OJK Gelar Sosialisasi Ekonomi Islam Kepada Para Da'i
Kegiatan ini dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) wilayah Riau.
Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: Ariestia
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meningkatkan literasi serta pemahaman masyarakat tentang ekonomi islam dan perbankan syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau gelar Training of Trainers Keuangan dan Perbankan Syariah bagi Da'i di Provinsi Riau, Rabu (24/5/2017) di Ballroom The Premiere Hotel Pekanbaru.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) wilayah Riau.
Sebanyak 120 ulama yang konsen mensyiarkan agama islam turut serta dalam gelaran ini sebagai peserta.
Pada acara ini dibahas berbagai hal tentang bisnis keuangan yang dipandang dalam kerangka islam serta peranan serta operasional perbankan syariah yang selama ini hadir di Indonesia.
Dipartemen Perbankan Syariah OJK Jakarta, Rudy Widodo menjadi pemateri dalam acara ini, selain itu dihadirkan pula pembicara dari perwakilan DMI Riau Yurnal Edwar, Marabona Munthe dan Mizan Asnawi.
Kepala OJK Riau, M Nurdin Subandi mengatakan gelaran acara ini dilakukan dalam rangka mendorong industri keuangan syariah agar dapat tumbuh, berdaya saing tinggi, memiliki ketahanan yang kuat dan berperan besar dalam meningkatkan akses keuangan dan kemandirian finansial masyarakat.
Indonesia khususnya Riau yang identik dengan budaya keagamaan islam yang kuat memiliki potensi besar dalam perkembangan keuangan syariah, namun saat ini perkembangan industri keuangan syariah belum menggembirakan.
"Semestinya dengan mayoritas rakyat Indonesia bergama muslim pertumbuhan industri ini bisa jauh lebih besar," katanya.
Karena itu dengan kegiatan ini diharapkan para Da'i sebagai pihak yang terus melakukan syiar di masyarakat bisa paham bagaimana perbankan dan industri keuangan syariah ini bekerja. Dengan paham diharapakan hal baik dari industri ini juga bisa disampaikan kepada para kaum muslimin.
Ia mengatakan potensi serta manfaat dari perbankan syariah hingga saat ini di Indonesia terbukti memberi kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan perkembangan secara berkelanjutan tentunya akan memberikan sumbangan yang lebih besar dalam mendukung inklusi keuangan.
Ketua DMI Riau, Mashuri mengatakan pemanfaatan perbankan syariah dan industri keuangan syariah mesti dilakukan peningkatan di Riau
Hal tersebut dirasa perlu karena pada prinsipnya ekonomi syariah merupakan upaya yang diisyaratkan oleh agama dalam rangka mensejahterakan umat.
"Dalam ajarana agama islam diajarkan bahwa umat islam mesti menjadi sejahtera baik dunia maupun akhirat. Melalui prinsip ekonomi yang diajarkan agama maka umst islam wajib saling tolong menolong salah satunya dalam hal ekonomi," katanya.
Adanya perbankan dan industri keuangan syariah menjadi jalan yang patut dipelajari, dimanfaatkan dan dipahami oleh segenap umat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/training-keuangan-ojk_20170524_163739.jpg)