Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Teror di Mapolda Sumut

Ini Permintaan Istri Aipda Martua pada Kapolri di Pemakaman Suaminya

"Semasa hidup dia (Ipda Martua Sigalingging) selalu ingatkan saya untuk perjuangkan sekolah anak-anak. Kepentingan anak harus

Editor: David Tobing
TRIBUN-MEDAN.COM/ARJUNA BAKKARA
Mianna Manalu (48), tak dapat membendung air matanya, saat menerima kedatangan jasad suaminya di Jalan Abdul Gani Siregar, Desa Silandit Kecamatan Padangsidempuan Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (26/6/2017) pukul 06:00 pagi. (Tribun-Medan.com/ Arjuna Bakkara) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BATUBARA - Mianna Manalu, istri Ipda Anumerta Martua Sigalingging mengapungkan permohonan kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Unggahan permohonan tersebut adalah agar putra ketiganya bisa lulus jadi polisi.

 "Saya mohonlah sama Pak Kapolri. Permintaanku cuma satu. Anak ketiga kami si James bisa lulus jadi Polisi," ujarnya di acara pemakaman suami tercinta, di Desa Sukaramai, Air Putih, Batubara, Selasa (27/6/2017).

Usai menyampaikan permohonan tersebut kepada wartawan, ia kemudian memperlihatkan James.

Di hadapan James disampaikannya bahwa putranya bercita-cita jadi polisi.

Mianna mengisahkan, setamat SMA, James pernah ikut seleksi bintara Polri.

Kini, Mianna berharap pada seleksi penerimaan polisi ke depannya, James bisa lulus.

"Ia (James) pengin kali jadi Polisi, sudah ikut tes namun gagal. Pada malam sebelum kejadian ada firasat tidak enak. Saya sulit tidur kepikiran sama suami," katanya.

Setelah itu, pada Minggu (25/6/2017), pukul 06.00 WIB, ada keluarga yang datang ke rumah.

Kala itu, disampaikan bahwa suami meninggal dunia diserang teroris.

Menurutnya, para teroris harus mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Agar perilaku serupa tidak kembali terjadi di Kota Medan.

"Semasa hidup dia (Ipda Martua Sigalingging) selalu ingatkan saya untuk perjuangkan sekolah anak-anak. Kepentingan anak harus diutamakan," ujarnya.

Kronologi Lengkap Gugurnya Aiptu Martua

Sebelumnya, komplotan terduga teroris jaringan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menyerang pos piket penjagaan Pintu 3 (pintu keluar) Markas Polda Sumut di Jalan Sisingamangaraja KM 10,5 No 60 Kota Medan.

Dua orang pelaku masuk ke Mapolda melompati tembok dan menyerang anggota jaga bernama Aiptu Martua Sigalinging.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved