Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Dewan Dukung Festifal Meriam Buluh Dilaksanakan Setiap Tahun

Dulu, kalau Ramadan datang, kami sibuk mempersiapkan bambu nttuk dibuatkan meriam. Kami bermain sehabis tarawih dan bisa berakhir pada waktu sahur.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: M Iqbal
TribunPekanbaru/Mayonal Putra
Ketua DPRD Siak Indra Gunawan berpakaian Melayu ikut meletuskan meriam buluh pada festival meriam buluh, Sabtu (24/6/2017) malam. 

Laporan wartawan Tribunpekanbaru.com, Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Ketua DPRD Siak Indra Gunawan mendukung pelaksanaan festifal meriam buluh setiap malam takbiran hari raya Idul Fitri.

Sebab, kegiatan itu merupakan tradisi yang hampir lenyap di kabupaten Siak.

"Permainan meriam buluh membuat kami semasa kanak-kanak merasa bergembira. Selain itu, juga membuat perkampungan terasa meriah selama bulan puasa berlangsung," kata dia, Senin (3/7/2017).

Baca: Peringati HUT Bhayangkara ke-71, Polres Siak Gelar Anjangsana dengan Purnawirawan

Pada pelaksanaan festival meriam, Sabtu (24/6/2017) lalu, Indra Gunawan ikut menghadiri.

Bahkan, ia juga ikut menembakkan salah satu meriam yang sudah tersedia di lokasi acara, tepian bandar sungai Jantan, depan istana Siak.

Kegiatan berlangsung semarak.

Dari unsur DPRD Siak, tidak hanya Indra Gunawan yang terbawa suasana masa silam.

Koleganya, Wakil Ketua DPRD Siak Sutarno serta anggota Azmi dan Sujarwo juga merasa terbawa suasana masa kanak-kanak dulu.

"Dulu, kalau Ramadan sudah datang, kami sudah sibuk mempersiapkan bambu nttuk dibuatkan meriam. Kami bermain sehabis tarawih dan bisa berakhir pada waktu sahur," kenang dia.

Ketua DPRD Siak Indra Gunawan berpakaian Melayu ikut meletuskan meriam buluh pada festival meriam buluh, Sabtu (24/6/2017) malam.
Ketua DPRD Siak Indra Gunawan berpakaian Melayu ikut meletuskan meriam buluh pada festival meriam buluh, Sabtu (24/6/2017) malam. (TribunPekanbaru/Mayonal Putra)

Lokasi kegiatan juga tampak semarak.

Selain dihadiri bupati Siak Syamsuar dan jajarannnya, pimpinan dan anggota DPRD Siak, masyarakat juga ikut berbondong-bondong menyaksikannya.

"Kalau bisa, pemerintah memfasilitasi kegiatan ini setiap tahun. Ini tradisi yang tidak perlu punah," kata dia.

Selain itu, juga membuat anak-anak kembali kreatif untuk permainan-permaianan tradisional. Bahkan bisa mendukung visi kepariwisataan Siak, yang saat ini sedang berkembang.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved