Kampar
Bus DAMRI Bangkinang-Bandara Berangkat Tiap Dua Jam, Ini Tarif dan Jadwalnya
Perjalanan pulang dan pergi diperkirakan masing-masing antara 1,5 jam sampai 2 jam. Kalau yang dari bandara, bus nunggu sampai penerbangan terakhir
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nando
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Bus besutan Djawatan Angkoetan Motor Republik Indonesia trayek Bangkinang-Bandara Sultan Syarif Khasim II resmi beroperasi.
Bupati Kampar, Azis Zaenal meresmikannya dengan pemotongan pita, pemecahan kendi dan pelepasan bus di Terminal Tipe A, Bangkinang Kota, Senin (24/7/2017) sore.
DAMRI menyediakan tiga unit bus. Keberangkatan (trip) pertama dari Terminal Bangkinang Kota mulai Pukul 03.30 WIB.
Terakhir pukul 18.30 WIB.
Tarif sekali jalan ditetapkan Rp. 35.000 per penumpang.
Bus hanya bisa berhenti menaikkan dan menurunkan penumpang di Terminal, Shelter Pasar Air Tiris, Shelter Pasar Kampa dan Bandara.
General Manager DAMRI Perwakilan Pekanbaru, Surianto Boko mengungkapkan, keberangkatan ditargetkan sekali dua jam.
Keberangkatan tiap jam tak dapat dipenuhi karena armada masih terbatas.
Perjalanan pulang dan pergi diperkirakan masing-masing antara 1,5 jam sampai 2 jam.
"Kalau yang dari bandara, bus nunggu sampai penerbangan terakhir," ujarnya pada peluncuran itu.
Surianto menjelaskan, bus bernomor polisi seri Kabupaten Siak.
Seri daerah nomor polisi disesuaikan dengan letak kantor DAMRI di Siak.
Bus keluaran Mitsubishi produksi tahun 2013 jenis mikro bus.
Tiap armada memiliki 25 seat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/azis-zaenal-melepas-bus-damri-trayek-bangkinang-bandara-sultan-syarif-kasim-ii_20170724_210559.jpg)