Kamis, 4 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Guru Paud Ditemukan Tewas Tertelungkup di Ruang Toilet

Seorang perempuan yang berprofesi guru PAUD di komplek salah satu perusahaan minyak di Pekanbaru ditemukan tewas di dalam ruangan toilet.

Tayang:
Penulis: Budi Rahmat | Editor: Ariestia

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Diduga karena penyakit yang dideritanya seorang perempuan yang berprofesi guru PAUD di komplek salah satu perusahaan minyak di Pekanbaru ditemukan tewas di dalam ruangan toilet, Selasa (25/7/2017) tadi malam.

Korban bernama Liestiyani Aprilia (37) ditemukan dalam posisi tertelungkup dilantai dan mulut mengeluarkan air liur.

Korban diduga meninggal karena serangan jantung.

Sebab hasil pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau tidak ditemukan tanda kekerasan lain di tubuh korban.

Hanya wajah dan tubuh korban lebam kehitaman.

Informasi yang disampaikan Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino, Rabu (26/7/2017), korban pertamakali ditemukan oleh saksi bernama Nofri Donal sekuriti di perusahaan tersebut.

Saksi tengah melakukan pemeriksaan di beberapa area termasuk di ruangan paud.

Saat itu saksi melihat pintu ruangan tertutup namun lampu masih hidup.

Saksi kemudian berniat mematikan lampu dan memeriksa ke dalam ruangan.

Namun saat saksi memeriksa sampai ke ruangan toilet saksi melihat korban yang sudah tertelungkup di lantai.

Saksi berupaya memanggil-manggil nama korban sebanyak tiga kali berharap korban sadar, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil.

Temuan itu kemudian diinformasikan kepada rekannya yang lain dan termasuk pihak dokter perusahaan.

Korban sempat mendapat pertolongan dengan alat pemicu jantung.

Namun tetap tidak juga mendapat respon.

Korban dinyatakan sudah tidak bernyawa.

Kemudian temuan itu dilaporkan ke polisi dari Polsek Rumbai Pesisir, Polresta Pekanbaru.

Kenyataan korban ditemukan meninggal dunia kemudian diinformasikan ke pihak keluarga.

Pihak keluarga menerima kematian korban dan meminta hanya dilakukan visum luar tidak proses otopsi.

Rencananya jasad korban akan dibawa ke Kalimantan hari ini.

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved