Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kapolri Lantik Sahabatnya Jadi Kapolda Metro Jaya

Dalam acara tersebut, Tito Karnavian melantik Kadiv Propam Polri Irjen Idham Azis menjadi Kapolda Metro Jaya

Editor:
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jend. Pol. Tito Karnavian. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian melantik empat perwira tinggi untuk menduduki jabatan stategis di Polri.

Pelantikan dipimpin Tito Karnavian dalam upacara serah terima jabatan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Dalam acara tersebut, Tito Karnavian melantik Kadiv Propam Polri Irjen Idham Azis menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen M Iriawan. Sementara, M Iriawan dilantik menjadi Asisten Operasi (Asops) Kapolri menggantikan Irjen Unggung Cahyono.

 
Unggung Cahyono dilantik menjadi Asisten Logistik (Aslog) Kapolri menggantikan Irjen Eko Hadi Sutedjo yang memasuki masa pensiun.

Ada pun jabatan Kadiv Propam Polri yang ditinggalkan Unggung Cahyono digantikan Kapolda Papua Barat Brigjen Martuani Sormin.

Selanjutnya, Tito juga melantik Karoprovos Divpropam Polri Brigjen Rudolf Alberth Rodja, menjadi Kapolda Papua Barat.

Dalam pelantikan ini, Tito Karnavian melakukan penanggalan dan penyematan tanda pangkat jabatan, serta penyerahan tongkat komando kepada keempat pejabat baru Polri tersebut.

Tito juga memimpin pengambilan sumpah jabatan mereka. Keempat pejabat baru tersebut disumpah akan setia pada UUD 1945 dan NKRI. Mereka disumpah akan menaati seluruh peraturan dan UU dengan penuh pengabdian.

Mereka juga disumpah untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Juga tidak menerima gratifikasi dari siapa saja dan dalam bentuk apa saja.

"Apabila melanggar sumpah ini, akan menjadi konsekuensi di dunia dan akhirat," kata Tito dan diikuti keempat pejabat baru tersebut.

Idham Azis lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 30 Januari 1963. Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988. Sementara, Tito Karnavian merupakan lulusan Akpol Angkatan 1987.

Tito Karnavian dan Idham Azis telah berkawan sejak lama dan terbilang akrab. Pada 2005, keduanya pernah tergabung dalam satu tim saat memburu pentolan teroris Dr Azhari di Batu, Malang, Jawa Timur. Keduanya pun mendapat kenaikan pangkat luar biasa karena penyergapan itu.

 
Bahkan, keduanya kembali berduet di Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri pada 2010. Saat itu, Tito Karnavian menjabat sebagai Kepala Densus 88 AT Polri, dan wakilnya adalah Idham Azis.

Saat menjadi Wakadensus 88, Idham sempat mengungkap kasus perampokan Bank BCA di Poso, Sulawesi Tengah, yang belakangan hasilnya diketahui untuk mendanai aksi teror.

Sebelum 'pecah bintang' dengan pangkat jenderal bintang satu, Idham pernah menjabat sebagai Kapolres Jakarta Barat pada 2008, dan Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2009.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved