Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Eksklusif

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Riau akan Bangun Dua Fly Over

"Pekanbaru itu macet terparah akhir pekan. Biasalah, orang-orang datang dari kabupaten dan kota, bahkan provinsi tetangga untuk berbelanja," katanya

Editor: harismanto
TRIBUNPEKANBARU.COM/AAN RAMDANI
Kondisi Kemacetan di Jalan Sudirman depan Kantor Walikota Pekanbaru, Senin (3/7/2017). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Rahmad Rahim menyebut kemacetan lalu lintas merupakan salah satu dampak dari perkembangan kota, seperti yang kini dialami Pekanbaru.

Seiring perkembangan kota, pertumbuhan penduduk meningkat signifikan, begitu pula dengan jumlah kendaraan.

Dalam pengamatannya, kemacetan paling parah terjadi pada saat akhir pekan. Apalagi di saat ‘bulan muda’, ketika para pegawai baru terima gaji.

Baca: VIDEO: Lampu Merah Sengaja Dirusak, Jalanan di Pekanbaru Makin Macet

"Pekanbaru itu macetnya terparah akhir pekan. Biasalah, orang-orang datang dari kabupaten dan kota, bahkan provinsi tetangga, untuk berbelanja ke Pekanbaru," ujar Rahmad Rahim kepada Tribun, Rabu (2/8/2017).

Ia mengakui titik-titik kemacetan di Kota Bertuah terjadi jalan-jalan milik provinisi. Namun demikian, ia mengatakan permasalahan kemacetan bukan dilimpahkan kepada pemilik jalan.

Melainkan bagaimana aparatur kota dalam melakukan penataan.

Meski demikian, Pemprov Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang akan membangun dua jembatan layang (fly over) sebagai salah satu solusi untuk mengurai kemacetan di Pekanbaru.

Baca: Ruas Jalan di Pekanbaru tak Sebanding dengan Jumlah Kendaraan yang Terus Meningkat

Dua jembatan layang itu masing-masing akan dibangun di simpang Mal SKA dan persimpangan Pasar Pagi Arengka.

"DED (detail engineering design)-nya sudah disiapkan di APBD Perubahan tahun ini dan anggaran pembangunannya dialokasikan pada APBD murni 2018 mendatang," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto.

Dadang menjelaskan, Pemerintah Provinsi Riau fokus untuk membangun dua jembatan layang tersebut, mengingat dua lokasi ini merupakan titik kemacetan yang paling banyak dikeluhkan oleh warga Pekanbaru.

Apalagi di jam-jam sibuk seperti saat berangkat dan pulang kerja.

"Kami fokus kepada pembangunan dua fly over itu. Sebelumnya sudah dilakukan kajian, memang harus dibangun fly over disana, karena jika dilihat pertumbuhan kendaraan akan semakin macet," terang Dadang.

lokasi macet di Pekanbaru
lokasi macet di Pekanbaru (Grafis Riolis/Didik)

Saat ditanya mengenai solusi mengatasi titik macet lainnya, seperti di Jalan Riau, persimpangan Jl SM Amin, persimpangan Jl HR Soebrantas, dan beberapa titik lainnya, Dadang mengatakan pemerintah provinsi belum membahasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved