Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bukan Gaya-gayaan, Inilah Manfaat Bela Diri Bagi Perempuan

Puji Karunia merupakan Atlet Taekwondo kelahiran Pekanbaru 22 Oktober 1993. Saat ini Puji tergabung ke dalam Yayasan Universal Taekwondo Indonesia

Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor: Ariestia
Istimewa
Puji Karunia, Atlet Taekwondo Pekanbaru kelahiran Pekanbaru 22 Oktober 1993. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Puji Karunia merupakan Atlet Taekwondo kelahiran Pekanbaru 22 Oktober 1993. Saat ini Puji tergabung ke dalam Yayasan Universal Taekwondo Indonesia, yang beralamat di Jalan Pepaya, Pekanbaru.

Mencintai dunia beladiri sudah dirasakan Puji sejak masih kecil, namun dia baru aktif di dunia Taekwondo pada tahun 2008 tapatnya pada saat masih duduk di kelas 1 SMA, dengan bergabung bersama perguruan Taekwondo (Doojang) SMK Labor Pekanbaru.

Giat dalam berlatih, mengantarkan Puji ke berbagai jenjang prestasi dalam beladiri yang satu ini. Ia pernah ikut dua kelas Taekowondo dalam Porda tingkat Riau, pada tahun 2011 dengan hasil masing-masing medali perak.

Pada tahun 2013, Puji mengikuti kejuaraan Taekwondo wilayah sumatera di Medan, disana dia kembali ikut dalam dua kelas dengan raihan masing-masing dua medali emas.

Di tahun yang sama (2013), ia kembali mengikuti kejuaraan taekwondo di Kota Jogjakarta, ia berhasil masuk ke dalam best of the best International Taekwondo, atau masuk ke dalam 5 besar.

"Itu beberapa kejuaraan yang menurut aku memiliki gengsi. Kalau untuk kejuaraan kota Pekanbaru, itu sudah lumayan banyak," ungkap perempuan yang kini tengah menjalani pendidikan Magister S2 di Universitas Riau ini.

Minat belajar beladiri Taekwondo di akui Puji, berawal dari hanya sekedar mencari-cari keringat dengan cara berolahraga. Merasa tidak ingin terjun secara tanggung-tanggung, ia pun akhirnya fokus dan memasang target meriah medali sebanyak-banyaknya.

Meningkatkan kemampuan dalam ilmu beladiri ini, Puji mewajibkan dirinya berlatih menimal 2 kali seminggu.

"Tapi kalau mau ada kejuaraan, 5 bulan jelang pertandingan itu setiap hari harus latihan," ucap Puji, Minggu (27/8/2017).

Demi mengembangkan Taekwondo di Bumi Lancang Kuning dan mencari bibit-bibit baru, ia berencana untuk membangun sebuah Doojang taekwondo. Karena saat ini, ia juga tidak terlalu berambisi untuk mengejar torehan medali tambahan.

"Itu karena alasan tertentu aku. Yang jalas sekarang fokus pada untuk mendirikan Doojang dulu. Pesan aku untuk generasi muda Pekanbaru, olahraga itu penting, terutama perempuan. sebagai perempuan kita harus bisa juga bela diri. Masuk bela diri bukan berarti ingin habat dari laki-laki, bukan karena ingin jago berantem, tapi lebih untuk meningkatkan kewaspadaan," jelas Puji. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved