Dumai

23 Anak Yatim di Dumai Terima Kartu Indonesia Sehat

Sebanyak 23 Anak Yatim Panti Asuhan Ar Rozak di Dumai resmi menjadi peserta program JKN-KIS, Jumat (8/9).

Warta Kota/Henry Lopulalan
Kartu Indonesia Sehat (KIS) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Sebanyak 23 Anak Yatim Panti Asuhan Ar Rozak di Dumai resmi menjadi peserta program JKN-KIS, Jum'at (8/9). Bahkan mereka menerima Kartu Indonesia Sehat atau KIS secara simbolis dari Walikota Dumai, Zulkifli AS pada momen sosialisasi jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan di Ballroom Grand Zuri Dumai.

"Jadi anak-anak di panti asuhan tidak perlu khawatir dengan pengobatan di klinik atau rumah sakit," terang Kepala Cabang BPJS Kesehatan Dumai, Adi Siswadi kepada Tribun usai kegiatan.

Baca: Menyusup ke Kamar IRT, Selanjutnya Bikin Sopir di Pelalawan Ini Menyesal Seumur Hidup

Baca: VIDEO: Ibu-Ibu yang Dorong Bus Mogok Viral, Netizen Takjub Saat Tahu Sosok Mereka

Menurutnya, para anak di panti asuhan tentu membutuhkan bantuan akses kesehatan. Apalagi mereka merupakan peserta penerima bantuan iuran atau PBI. Maka dengan adanya KIS, mereka bisa memperoleh layanam kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan rumah sakit secara gratis.

Walikota Dumai, Zulkifli AS menyebut bahwa jaminan kesehatan sangat penting bagi masyarakat. Apalagi kalangan pekerja saat ini wajib memiliki jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan. "Ini tak cuma melindungi pekerja, tapi juga keluarganya," terangnya.

Penulis: Fernando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved