Jumat, 1 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

10 Anggota Suku Amazon yang Tidak Terjamah Dunia Luar Dibantai oleh Sekelompok Penambang

Sepuluh anggota suku Amazon yang tidak terjamah sebelumnya diyakini dibantai oleh penambang emas di Brasil.

Tayang:
Penulis: | Editor:
dailymail
Sepuluh anggota suku Amazon yang tidak terjamah dibantai oleh para penambang emas saat mereka berburu telur di sepanjang sungai, menurut sebuah agen pemerintah Brasil 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sepuluh anggota suku Amazon yang tidak terjamah sebelumnya diyakini dibantai oleh penambang emas di Brasil.

Dilansir dari Dailymail, Funai, badan yang bertanggung jawab untuk melindungi suku-suku tersebut, mengatakan bahwa orang-orang tersebut mengumpulkan telur di sepanjang sungai Amazon saat mereka ditemukan para penambang dan terbunuh.

Para penambang kemudian pergi ke sebuah bar di sebuah kota di sepanjang perbatasan Kolombia dimana mereka membual tentang pembantaian tersebut dan memamerkan dayung terukir yang mereka klaim diambil dari orang-orang tersebut.

Baca: Tak Bisa Berhenti Memakan Rambutnya, Pasien ini Alami Hal yang Mengerikan

Para penambang dituduh membunuh anggota suku sebelum membual tentang hal itu di sebuah bar
Para penambang dituduh membunuh anggota suku sebelum membual tentang hal itu di sebuah bar (dailymail)

Petugas agensi mengatakan bahwa mereka para penambang membual tentang memotong tubuh para anggota suku tersebut dan melemparkannya ke sungai, meskipun kemudian mengklaim bahwa 'mereka dibunuh atau dibunuh'.

Funai sekarang telah mengajukan keluhan resmi kepada pemerintah mengenai masalah ini.

New York Times melaporkan, mereka meminta pihak berwenang untuk membuka penyelidikan.

Insiden tersebut dilaporkan telah terjadi bulan lalu di Lembah Jarvai, cagar alam terbesar kedua di negara itu yang merupakan rumah bagi sekitar 20 dari 103 suku yang tidak terkontaminasi yang terdaftar di Brasil.

Baca: Karena Laba-Laba 1 Cm, Kaki Pengantin Baru ini Terancam Diamputasi

Pembantaian tersebut diyakini terjadi di Lembah Jarvai bulan lalu, yang merupakan rumah bagi sekitar 20 suku yang belum pernah berhubungan dengan dunia luar.
Pembantaian tersebut diyakini terjadi di Lembah Jarvai bulan lalu, yang merupakan rumah bagi sekitar 20 suku yang belum pernah berhubungan dengan dunia luar.

Sementara petugas agensi mengatakan ada bukti substansial bahwa sebuah serangan terjadi.

Walaupun diperlukan waktu untuk mengkonfirmasi kejadian di wilayah yang sangat terpencil tersebut.

Survival International mengatakan kepada Times bahwa, karena ukuran sebagian besar dari suku-suku ini, kemungkinan sebagian besar penduduk mereka telah musnah.

Baca: 2 Dokter Bertengkar 30 Menit Saat Operasi Caesar, Bayi Sang Wanita Meninggal Tragis

Polisi sekarang menyelidiki insiden yang terjadi di suatu tempat di dekat perbatasan Kolombia, namun mengatakan perlu beberapa saat untuk memastikannya
Polisi sekarang menyelidiki insiden yang terjadi di suatu tempat di dekat perbatasan Kolombia, namun mengatakan perlu beberapa saat untuk memastikannya

Funai menuduh pemerintah membiarkan kelompok masyarakat adat dengan mengurangi dana ke agensi mereka, memaksa mereka untuk menutup pos penjagaan dan memotong staf.

Ini bukan pertama kalinya suku-suku diserang orang luar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved