Kasiarudin Sebut Penguatan Integritas ASN Bisa Tangkal Kasus SPPD Fiktif
Sehingga di BPSDM juga dibentuk UPT Integritas yang bertugas untuk memberikan pemahaman kepada ASN betapa pentingnya dalam menegakkan integritas.
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau Kasiarudin menjelaskan saat ini Pemerintah Provinsi Riau sedang fokus dalam penguatan integritas ASN di Pemprov.
"Dari perspektif nilai dan budaya, Pembudayaan dan penguatan integritas yang sedang dan terus dilakukan. Makanya kita berani integritas ASN, "ujar Kasiarudin kepada Tribun Selasa (26/9).
Sehingga di BPSDM juga dibentuk UPT Integritas yang bertugas untuk memberikan pemahaman kepada ASN betapa pentingnya dalam menegakkan integritas.
"Kita sudah ada UPT Integritas di Pemprov dan itu merupakan bagian dari cara kita menegakkan integritas dan tidak bisa lagi bermain - main dengan anggaran, "ujar Kasiarudin.
Komitmen itu juga sudah diwujudkan dengan menggelar peringatan Hari Antri Korupsi Internasional (HAKI) di Riau dan adanya rencana aksi Koordinasi Supervisi Pencegahan KPK di Riau.
"Kita didampingi KPK, sehingga saya rasa sekarang ini tidak ada lagi yang berani bermain dengan anggaran. Mulai dari perencanaan program hingga jalannya kegiatan dan hasil dari Program itu, "jelas Kasiarudin.
Selain itu adanya komitmen yang dibuat masing - masing OPD dengan membuat kawasan zona Integritas juga merupakan perwujudan untuk berubah ke arah lebih baik.
"Dan sejauh ini kita sudah mulai mengarah kepada perbaikan, Jika pun ada kasus di Bapenda itu terjadi sebelumnya, "jelas Kasiarudin.
Saat ditanya apakah masih ada indikasi pejabat lain di Pemprov yang melakukan hal yang sama seperti di Bapenda, Kasiarudin mengaku tidak tahu hanya saja saat ini sudah dikeluarkan aturan ketat.
"Kalau yang lain saya tak tau. Tapi dengan pergub yang baru, saya lupa Pergubnya apa, hal itu diantisipasi dengan kewajiban menyertakan foto diri pada setiap laporan kegiatan perjalanan dinas,"ujar kasiarudin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sppd-fiktif_20160322_183519.jpg)