Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Liga 2

LIVE STREAMING PSPS vs PSS Sleman, Senin 2 Oktober 2017

Philipe optimis tim besutannya mampu menahan tuan rumah dengan kekompakan timnya.

Editor: Muhammad Ridho
TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
PSPS berhasil menahan imbang PSS Sleman pada lanjutan 16 Besar Liga 2 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Kamis (28/9). PSPS sempat tertinggal pada babak pertama yang dicetak oleh pemain PSS Sleman Riski, namun gol Firman Septian di detik-detik akhir pertandingan menyelamatkan muka tuan rumah PSPS dari kekalahan. Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ganti melawat ke Sleman dalam lanjutan laga Grup A Babak 16 Besar Liga 2, PSPS Riau tentu menargetkan minimal mencuri satu poin di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Senin (2/10/2017) pukul 15.00 WIB.

Kekompakan tim menjadi hal utama bagi anak-anak asuh Philipe Hansen.

Philipe optimis tim besutannya mampu menahan tuan rumah dengan kekompakan timnya.

"Kami tidak bicara satu dua pemain. Tapi bermain sebagai tim yang kompak untuk menahan setidaknya mendapat satu poin," ujarnya.

Asisten pelatih PSPS Riau Marwal Iskandar menambahkan, kerja keras juga menjadi kunci utama untuk menghadapi PSS Sleman di kandang mereka.

"Yang terpenting adalah kesiapan, kemauan untuk bekerja keras," paparnya.

"Hasil tidak akan ada yang tahu sebelum pluit panjang dari pengadil setelah pertandingan usai," pungkasnya.

Sementara, pengalaman pertama menghadapi PSPS Riau di laga tandang pada Kamis (28/9/2017) kemarin, PSS Sleman akan mengantisipasi second line tim berjuluk Askar Bertuah ini pada laga putaran kedua babak 16 besar.

Bermain di kandang sendiri, PSS Sleman tentu sudah mengambil pelajaran pada laga sebelumnya melawan Dzumafo dkk.

Pelatih PSS Sleman Freddy Muli mewanti-wanti anak-anak asuhnya agar mewaspadai lini kedua tim besutan Philipe Hansen tersebut.

Freddy tak mau Busari dkk hanya fokus pada Dzumafo saja. Memang, pemain senior PSPS Riau tersebut selalu menjadi tembok pemantul bola pada laga kemarin.

"Dia seperti wall atau tembok untuk memantulkan bola. Dia memang targetman," ujar Freddy. Akan tetapi menurut Freddy tak hanya Dzumafo saja yang patut diwaspadai. "Pemain lainnya yang kemudian masuk juga tidak kalah berbahaya," komentar Freddy.

Seperti yang ia ungkapkan sebelumnya, Freddy menekankan kembali bahwa kecerdikan juga diperlukan dalam melihat waktu.

Terjadi pada tiga laga terakhir, PSS Sleman selalu saja kecolongan di menit-menit terakhir laga. Hal tersebut tentu membuat Freddy tak ingin mengulangi hal sama untuk keempat kalinya.

"Kecerdikan pemain diperlukan untuk tanggap dengan waktu. Yang penting tidak menghasilkan kartu," jelas Freddy.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved