Kampar
Aliran Sungai Kampar Miliki Titik Rawan, Begini Gambarannya Menurut BPBD
Santoso menyebutkan, di sepanjang aliran Sungai Kampar, dalam wilayah Kampar, setidaknya ada tujuh sampai delapan titik rawan
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Afrizal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nando
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kepala Pelaksana BPBD Kampar, Santoso mengungkap sejumlah titik rawan di perairan Kampar.
Menurut dia, aliran Sungai Kampar dan Waduk PLTA Koto Panjang adalah paling rawan.
Santoso menyebutkan, di sepanjang aliran Sungai Kampar, dalam wilayah Kampar, setidaknya ada tujuh sampai delapan titik rawan.
Baca: Asyik Gituan di Gang Gelap Sepasang Pelajar Ini tak Sadar Didatangi Satpol PP
Baca: Penyidik Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Dugaan Tipikor Perjalanan Dinas Bapenda
Di mulai dari sekitar pintu buangan air Waduk PLTA Koto Panjang.
Kemudian ke hilir, di sekitar jembatan gantung Desa Ganting Kecamatan Salo dimana korban terakhir, Fahrul Efendi, meregang nyawa.
Di lokasi, air cukup dalam dan arus sungai berputar.
"Kalau di situ (jembatan gantung), air berputar dan membahayakan," kata Santoso, Minggu (8/10/2017).
Baca: Cantik Badai! Begini Penampilan Laudya Cynthia Bella di Resepsi Ke-2 Pernikahannya
Baca: Jadwal Tes CPNS 2017 Gelombang 2 Belum Dirilis, Ternyata Karena Masalah Ini
Ke hilir lagi, di wilayah Kecamatan Rumbio Jaya sekitar tiga titik.
Menurut Santoso, memang airnya tidak begitu dalam.
Bahkan masyarakat beberapa kali pernah menyelam sampai ke dasar sungai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/upaya-pencarian-korban-tengelam-di-sungai-kampar_20171007_165039.jpg)