Selasa, 28 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kabar Duka Sepakbola

Selamat Jalan Choirul Huda, Ini Penyebab Meninggalnya Kiper Persela Lamongan

Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, meninggal dunia pada Minggu (15/10/2017) sore.

Editor: Afrizal
KOMPAS.com/Hamzah
Kapten dan juga penjaga gawang Persela Lamongan Choirul Huda, dalam sesi latihan bersama 

Tim medis langsung bergerak cepat dengan masuk ke lapangan, menempatkan Huda di tandu lalu membawa keluar lapangan.

Huda kemudian diberikan alat bantu pernapasan dari tabung oksigen.

Lalu, pemain yang membela Persela Lamongan sejak akhir 1990-an ini diangkut dengan mobil ambulans untuk dibawa ke rumah sakit.

Akan tetapi, nyawanya tak tertolong. Pemain yang setia membela Persela Lamongan itu mengembuskan napas terakhir.

Enggan disebut legenda

Sejak pertama kali mengawali kariernya di dunia sepak bola profesional, Choirul Huda tercatat belum sekali pun berpindah klub.

Karena itu, suporter kerap menyebut dia layak menyandang gelar legenda Persela Lamongan.

Kiper kelahiran 2 Juni 1979 ini mengawali kiprahnya di pentas sepak bola profesional bersama Persela pada tahun 1999.

Dia tercatat telah menjalani 454 pertandingan bersama tim Laskar Joko Tingkir.

Menghadapi kompetisi Liga 1 2017, Huda pun masih tercatat sebagai bagian tim.

Hanya, dia menolak sebutan legenda.

"Legenda? Sepertinya saya belum cukup layak menyandang gelar itu. Masih banyak pemain Persela lain yang lebih pantas menyandang gelar itu," ucap Huda, dalam suatu kesempatan kepada Kompas.com, Kamis (2/2/2017).

Kini, Huda telah berpulang.

Persela menjadi satu-satunya klub yang pernah dia bela.

Engkau sangat layak jadi seorang legenda, Huda... Selamat jalan...(*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved