Kamis, 30 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Rokan Hulu

Himarohu Riau dan RPPM Rohul Gelar Aksi Damai, Ini Tuntutanya

Mahasiswa menyampaikan orasinya bagaimana buruknya tingkah laku oknum‎ DPRD Rohul yang saat ini terkesan tidak berpihak kepada rakyat

Tayang:
Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: M Iqbal
TribunPekanbaru/Donny Kusuma
Aksi damai RPPM dan Himarohu di kantor DPRD Rohul 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN- Mahasiswa yang tergabung di Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu (Himarohu) Riau dan Rumpun Pemuda Pelajar Mahasiswa (RPPM) Rohul menggelar aksi damai di empat titik di Pasirpangaraian, Rabu siang (18/10/2017).

Titik yang jadi sasaran aksi damai massa Himarohu Riau dan RPPM Rohul yaikni, Kantor DPRD Rohul, Kantor Bupati Rohul, kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul, dan terakhir di Tugu Ratik Togak Pasirpangaraian.

Pada aksi di Kantor DPRD Rohul, belasan Mahasiswa menyampaikan orasinya bagaimana buruknya tingkah laku oknum‎ DPRD Rohul yang saat ini terkesan tidak berpihak kepada rakyat, termasuk anggota DPRD Riau daerah pemilihan (Dapil) Rohul yang terkesan diam.

Dalam orasinya, Mahasiswa mengatakan oknum anggota DPRD Rohul saat ini lebih mementingkan haknya, meributkan proyek dan tunjangan anggota dewan saja, sementara aksi pembangunan dan hak masyarakat tidak pernah diributkan.

"Lihat sekarang, jalan dimana-mana rusak. Sampai-sampai truk terbalik. Kemana wakil rakyat kita," teriak mahasiswa dalam orasinya.

Bukan itu saja, Pesta Rakyat yang menghadirkan artis dangdut ibukota, yakni Zaskia Gotik dinilai mahasiswa sebuah pemborosan, sebab tidak bisa dinikmati‎ masyarakat di 16 kecamatan.

Bukan itu saja, goyangan itik Zaskia Gotik ‎di lapangan Dataran Tinggi, Pematang Baih Pasirpangaraian saat malam Pesta Rakyat, pada Kamis malam (12/10/2017), juga dikritik mahasiswa, karena dinilai tidak sesuai motto Kabupaten Rohul 'Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau'.

‎"Kami tidak butuh Zaskia Gotik, sebaiknya gunakan uangnya untuk pembangunan pedesaan, karena sangat dibutuhkan masyarakat Rokan Hulu," tegas orator aksi.

Setelah berorasi Aksi mahasiswa hanya tertahan di pintu pagar Kantor DPRD Rohul.‎ Mereka hanya bisa bertemu seorang anggota DPRD Rohul dari Fraksi Nasdem yakni Alpasirin.

Alpasirin menyambut baik aksi damai mahasiswa Rohul yang peduli dengan kondisi Rohul, Ia apresiasi idealis mahasiswa, karena memang menjadi kewajiban mereka mengawal penggunaan APBD Rohul.

‎Alpasirin menambahkan, mahasiswa untuk mengajukan jadwal sehingga dilakukan hearing bersama DPRD Rohul, membahas tentang tuntutan mereka.

Usai aksi damai di kantor DPRD Rohul, Ketua Himarohu Riau Abu Bakar mengungkapkan, ada sembilan tuntutan mahasiswa, pertama meminta Pemkab Rohul untuk membangun infrastruktur di pedesaan, seperti jalan, jembatan, listrik, air bersih, bangunan sekolah, dan lainnya.

Kedua, mahasiswa meminta Pemkab Rohul untuk menganggarkan bantuan biaya pendidikan untuk pelajar dan mahasiswa. Ketiga, meminta Pemkab Rohul untuk tepat sasaran dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat.

Ke empat, meminta kepada Dinas Kesehatan untuk lebih meningkatkan layanan dan obat-obatan, terutama di Puskesmas.

Ke lima, meminta Pemkab Rohul meningkatkan layanan kepada masyarakat, seperti di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terkait pengurusan administrasi kependudukan, sebab blanko sering kosong.

Halaman 1/2
Tags
Aksi Damai
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved