Meriahnya Perayaan Sumpah Pemuda di SMPN 20 Pekanbaru
Suasana meriah terlihat pada pelaksanaan upacara peringatan Sumpah Pemuda tahun 2017, di lapangan SMPN 20 Jalan Abadi, Sabtu (28/10/2017).
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Suasana meriah terlihat pada pelaksanaan upacara peringatan Sumpah Pemuda tahun 2017, di lapangan SMPN 20 Jalan Abadi, Sabtu kemarin (28/10/2017).
Kemeriahan ucapara yang mengusung tema Berani dan Bersatu tersebut bertambah, dengan ratusan siswa mengenakan pakaian adat se-Nusantara.
Tampak semua barisan dalam upacara tersebut, mengenakan pakaian adat yang sudah ditentukan, masing-masing kelas. Seperti pakaian adat Melayu, Jawa, Batak, Minang, Aceh, Papua, Bugis dan 34 pakaian adat se-Indonesia.
Para siswa terlihat sumringah mengikuti upacara tersebut. Apalagi upacara langsung dipimpin Kepala Disdik Pekanbaru M Jamal MPd, di dampingi Kepala Sekolah Nurbaiti SPd MPd, serta para guru.
Kepala Disdik Pekanbaru M Jamal MPd mengatakan, sesuai dengan tema Sumpah Pemuda ke-89 tahun ini Berani dan Bersatu, pihaknya mengharapkan, agar generasi muda harus bersatu.
Walaupun berbeda-beda suku, agama dan ras, namun semangat NKRI harus dijiwai anak-anak secara mendalam.
Yang paling penting lagi, anak-anak harus mandiri dan tidak cegeng.
"Harapan kita ke depan, Kota Pekanbaru semua suku dan agama ada, makanya mari kita ciptakan suasana aman, nyaman tertib dan regilius," pinta Jamal usai upacara seraya mengatakan, dirinya sengaja memilih SMPN 20 menjadi pembina upacara, karena sekolah ini sudah banyak meraih prestasi nasional.
"Tapi pada intinya, kita sudah berbagi. Karena di hari yang sama, banyak sekolah yang melaksanakan upacara ini," tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 20 Pekanbaru Nurbaiti SPd MPd mengaku senang, dengan suksesnya digelar upacara Sumpah Pemuda di sekolahnya. Namun dari makna yang patut ditanamkan kepada siswa dari hari Sumpah Pemuda ini, bahwa mereka selaku generasi bangsa, harus menjadi generasi emas.
"Sesuai tema tahun ini, kita harapkan generasi muda kita berani dan punya potensi masing-masing, bisa kompetisi di era globalisasi saat ini," sebutnya.
Lebih dari itu, pihaknya juga mengharapkan kepada anak-anak menjadi generasi berani dan bersatu. Karena di zaman sekarang, begitu banyak cara orang memecah belah persatuan, apalagi tinggal di Kota Pekanbaru yang banyak masyarakatnya.
"Jadi kita harapkan, jangan terpengaruh oleh hal-hal yang jelek, makanya harus berani dan bersatu," kata Nurbaiti seraya menyebutkan, SMPN 20 terus bertekad maju dan siap dalam kegiatan positif, demi menciptakan generasi emas.
Disinggung berapa jumlah siswa yang ikut upacara, Nurbaiti menyampaikan, jumlah siswanya di SMPN 20 sebanyak 1000 siswa. Yang memakai pakai adat 34 provinsi, sebanyak 300 siswa. "Kita komit, setiap tahun kita peringati hari Sumpah Pemuida ini," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/peringatan-sumpah-pemuda-disdik-pekanbaru_20171029_111502.jpg)